Detail Berita
LAYANAN JAMINAN KESEHATAN BAGI PENDUDUK MISKIN KOTA DIATAS JUMLAH PENDUDUK MISKIN
07-04-2008

Program Jaminan Kesehatan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Yogyakarta merupakan komitmen pemkot melayani kebutuhan pemeliharaan kesehatan bagi masyarakat terutama keluarga miskin.  “Pemegang Kartu Menuju Sejahtera (KMS) beserta anggota keluarganya pasti akan terjamin pembiayaan kesehatan,” demikian disampaikan Walikota Herry Zudianto di Balaikota belum lama ini. Merupakan kewajiban pemkot untuk mengambil alih tanggung jawab pembiayaan jaminan kesehatan bagi keluarga miskin.
KMS sebagai identitas bagi keluarga dan anggota yang terkategorikan miskin di wilayah Kota Yogyakarta memiliki fungsi disamping untuk layanan jaminan kesehatan juga untuk layanan jaminan pendidikan. Namun tidak semua penduduk miskin yang berdomisili di wilayah Kota Yogyakarta masuk dalam data keluarga miskin. Data keluarga miskin hanya dibatasi bagi keluarga miskin ber-KTP Kota Yogyakarta dan berdomisili di wilayah Kota Yogyakarta. Sedangkan penduduk miskin migran yang masih ber-KTP wilayah asal atau ber KTP kota Jogja tapi tidak berdomisili di wilayah kota Jogja, tidak masuk dalam data keluarga miskin yang diberi KMS.
Dari hasil pendataan, jumlah keluarga miskin jauh diatas angka (RT) Rumah Tangga Miskin versi BPS, meskipun sudah dibatasi kepada keluarga miskin berdomisili dan secara administratif ber-KTP kota. Jumlah penduduk miskin Kota Yogyakarta jauh diatas kuota penduduk miskin yang dirasiokan akan dibackup program Askeskin oleh pemerintah pusat. Sebagaimana dijelaskan Kasi Peningkatan Potensi Sumberdaya Kesejahteraan Sosial Tri Hastono, “Kuota Askeskin bagi penduduk kota hanya diplafon sebanyak 68.456 jiwa, padahal jumlah penduduk miskin sebanyak 89.818 jiwa. Selisih jumlah penduduk yang tidak tercatat sebagai peserta Askeskin sebanyak 21.362 jiwa akan dibackup oleh Jamkesos Prop. DIY dan Jamkesda. Sedangkan kuota Jamkesda dari dana APBD Kota Yogyakarta dirasiokan untuk melayani 46.000 jiwa. Sehingga bisa dipastikan semua penduduk miskin Kota Yogyakarta tidak mungkin tidak tercover dari aspek biaya. Ada surplus layanan dari Askeskin, Jamkesos, dan Jamkesda.”
Sementara Kabid Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kota Jogja, dr. Vita Yulia mengatakan, Pelayanan kesehatan kepada masyarakat miskin di Kota Yogyakarta adalah dengan menggunakan KMS. Sehingga Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sudah tidak berlaku lagi. Maskin dengan identitas KMS pasti diberi pelayanan kesehatan. Penjaminan akan dilakukan oleh PT Askes, Jamkesos atau Jamkesda,” ujarnya. Saat ini KMS Kota Jogja sudah diakui PT Askes untuk pelayanan kesehatan di seluruh DIY. (isma)

abi is agusbudi | Tanya Komputer