Detail Berita
UPPKS TINGKATKAN PRODUKTIVITAS IBU RUMAH TANGGA
07-04-2008

Kesejahteraan keluarga menjadi tolok ukur kemakmuran negara. Keluarga sejahtera adalah pilar pembangunan bangsa. (Presiden RI, Harganas ke-14, Ambon Maluku, 29 Juni 2007)

    Program Keluarga Berencana (KB) tidak hanya terkait alat kontrasepsi tetapi juga mendorong peserta KB untuk meningkatkan produktifitas ekonomi keluarga. Sehingga diharapkan dapat mensejahterakan seluruh anggota keluarga dari sisi ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Untuk mewujudkan keluarga berencana sejahtera dan berkualitas, Badan Kependudukan Keluarga Berencana Dan Catatan Sipil (BKKBC) Kota Yogyakarta melakukan serangkaian kegiatan seperti salah satunya adalah Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS).
UPPKS merupakan program pemberdayaan keluarga untuk membantu keluarga miskin meningkatkan pendapatannya. Wujud kegiatan itu berupa penyaluran dana bantuan bergulir bagi kelompok-kelompok UPPKS yang digunakan sebagai modal kerja. Kegiatan kelompok tersebut berupa usaha rumahan seperti pembuatan makanan ringan, terbukti mampu meningkatkan produktivitas ibu-ibu rumah tangga.
Adanya sentuhan BKKBC bekerjasama dengan Disperindagkop, pertumbuhan UPPKS di Kota Yogyakarta sangat memuaskan. Tercatat ada 200 kelompok UPPKS yang merekrut anggota lebih dari 5000 orang. Anggota UPPKS terdiri dari Pasangan Usia Subur (PUS) baik yang ikut KB maupun belum KB, keluarga prasejahtera, dan keluarga lain yang peduli UPPKS.  Potensi UPPKS Kota Yogyakarta cukup membanggakan, hal ini terbukti dari pemasaran produknya hingga ke luar daerah.
    “Pemkot telah mengucurkan dana pinjaman lunak bagi kelompok UPPKS untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi keluarga anggota. Keberadaan UPPKS juga diperlukan sebagai bagian dari edukasi mengenai peran penting KB dalam masyarakat,” ujar Kasubid Pemberdayaan Keluarga BKKBC, Mudjijanto Nur Adnan, belum lama ini di Balaikota.
    Menurut Mudjijanto, dengan UPPKS diharapkan terjadi transfer pengetahuan dan pengalaman dari anggota, khususnya yang sudah menjadi akseptor KB kepada yang belum menjadi akseptor KB. Kegiatan yang dilakukan BKKBC untuk memfasilitasi UPPKS antara lain :

  • Pelayanan Kontrasepsi bagi Pasangan Usia Subur (PUS) dalam rangka Hari Keluarga Nasional Tahun 2007 bekerjasama dengan Rumah Bersalin Sarbini Dewi.
  • Penyaluran pinjaman modal sebesar Rp. 145 juta bagi 12 kelompok UPPKS se-Kota Yogyakarta. Kegiatan ini dilakukan bekerjasama dengan Dinas Perindagkop Kota Yogyakarta.
  • Penyaluran pinjaman modal dari Koperasi AKU Sejahtera DIY sebesar Rp. 283.250.000, bagi 44 kelompok UPPKS Kota Yogyakarta.
  • BKKBC Kota Yogyakarta juga memfasilitasi kelompok UPPKS di Kota Yogyakarta untuk mengikuti kegiatan pameran seperti Pameran Peringatan Harganas 2007, Festival Kesenian Yogyakarta, dan Pemeran Hasil Karya Perempuan.
  • Kader IMP, Kader BKB dan kader UPPKS di Kota Yogyakarta telah mengikuti temu Kader IM se-Jawa-Bali pada tanggal 26-29 Agustus 2007 lalu di Kaliurang Yogyakarta. (isma)

abi is agusbudi | Tanya Komputer