Detail Berita
LEBIH DEKAT DENGAN NCC SOLUSI BAGI PENYALAHGUNAAN NAPZA
07-04-2008

Berangkat dari rasa kekhawatiran terhadap dampak kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap napza di kota Jogja, Walikota Yogyakarta H. Herry Zudianto berinisiatif mendirikan Napza Crisis Center (NCC) yang diresmikan sejak Juni 2004. Hal ini merupakan bentuk kesungguhan pemkot dalam upaya mempertahankan citra sebagai kota pendidikan dan pariwisata yang kondusif.
NCC merupakan lembaga yang menyediakan layanan informasi dan konseling masalah napza bagi masyarakat. NCC bertugas untuk menyiapkan dan melaksanakan pengelolaan layanan informasi kepada masyarakat Kota Yogyakarta dalam hal penanggulangan dan pencegahan penyalahgunaan napza, menyediakan layanan informasi data penyalahgunaan napza dan memberikan informasi tatacara serta tempat rehabilitasi pecandu napza.
Struktur organisasi Napza Crisis Center secara teknis tidak sepenuhnya otonom tetapi berada dalam rangkaian koordinasi Badan Narkotika Kota Yogyakarta. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan untuk penguatan organisasi dan layanan. Diharapkan agar NCC menguatkan kegiatannya pada aspek layanan konseling pra-rehabilitasi dan lebih mensinergiskan keorganisasian NCC dengan Badan Narkotika Kota Yogyakarta. Dengan berkembangnya kegiatan dan program, NCC dibagi dalam beberapa divisi yaitu Divisi Penyuluhan dan Pengkaderan, Divisi Konseling, dan Divisi Media Informasi.
Pengembangan informasi kegiatan NCC dapat diakses melalui beberapa media. seperti website, Hotline SMS dan email serta radio dan TV, diantaranya :

  1. Situs milik Pemerintah Kota Yogyakarta (www.ncc.jogja.go.id) sebagai media informasi kegiatan dan pengetahuan praktis tentang pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan napza.
  2. Situs gratis www.napzacrisiscenter.blogspot.com sebagai media informasi kegiatan internal, interaksi antar volunteer dan resume kegiatan.
  3. Email di website Kota Yogyakarta : ncc@jogja.go.id (off line)
  4. Email Yahoo! Dan friendster : napzacrisiscenter@yahoo.com
  5. Layanan via SMS 081-578-707070 dan layanan via telp flexy 7488266 dan 7488277
  6. Layanan informasi langsung pada setiap kegiatan penyuluhan ke wilayah.

Kegiatan yang dilakukan NCC mengacu pada 3 (tiga) divisi yang ada, yaitu : Divisi Penyuluhan dan Pengkaderan, adalah divisi yang dikhususkan untuk lebih fokus pada kegiatan-kegiatan penyuluhan (preventif) dan kegiatan yang berkaitan dengan volunter ataupun kader. Menurut Dian Ekawati, SS Koordinator Divisi Penyuluhan Dan Pengkaderan, divisi ini tidak hanya bertujuan memberikan penyadaran tentang bahaya napza saja tetapi juga memunculkan gerakan anti napza berbasis pelajar se-kota Yogyakarta. NCC menjalin kerjasama dengan KCC (Kos Crisis Center) dan Mitra Keluarga PKK Kota Yogyakarta. Kolaborasi ini mengusahakan pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap napza terutama di kalangan mahasiswa pendatang di asrama-asrama mahasiswa daerah.
Disamping itu juga bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta menyelenggarakan pengkaderan ‘Diklat Makrab Volunteer’ untuk meningkatkan kemampuan penyuluhan dan komunikasi tentang napza. Melalui program pendampingan Kelompok Anti Napza Sekolah tingkat SMA se-Kota Yogyakarta diharapkan muncul kader-kader sekolah, dengan demikian penyalahgunaan dan peredaran gelap napza utamanya di sekolah dapat dicegah,” lanjutnya. Sampai saat ini sudah ada 38 sekolah yang dibekali tentang pengetahuan dan informasi masalah napza.

Divisi Konseling dan Rehabilitasi, adalah divisi yang lebih fokus pada kegiatan-kegiatan yang bersifat konsultasi dan rehabilitatif. Kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan pun lebih pada penguatan kemampuan dan materi untuk volunteer dan kader untuk bisa berproses konseling. NCC melakukan layanan rehabilitasi awal kepada warga binaan LP Wirogunan yang terkena masalah napza khususnya yang berasal dari wilayah kota Yogyakarta. Kegiatan ini dilakukan di LP dengan melibatkan warga binaan korban napza yang 2-3 bulan lagi akan keluar. Rehabilitasi bertujuan agar mereka bisa kembali membangun hidup dalam masyarakat.
Program pendampingan juga diberikan pada keluarga napi napza ‘Family Support Group’. Kegiatan Rehabilitasi ini akan dikembangkan melalui kerjasama teknis dengan Panti Rehabilitasi Pamardi Putro dan Dinas Sosial Propinsi DIY. Dengan menerjunkan volunteer NCC melakukan konseling aktif menjangkau keluarga-keluarga korban penyalahgunaan napza. Selain itu juga dilakukan pendampingan pada Kelompok Anti Napza Sekolah tingkat SMA / SMK di Kota Yogyakarta
Melalui Divisi Media dan Informasi NCC bekerjasama dengan Radio Retjo Buntung FM dan Radio Anak Jogja mensosialisasikan segala informasi tentang penyalahgunaan napza NCC Siaran rutin di Radio Anak dapat disimak setiap hari Jumat jam 17.00. Selain itu Divisi ini juga memproduksi leaflet, stiker, dan iklan layanan masyarakat anti napza. (isma)

abi is agusbudi | Tanya Komputer