Detail Berita
JADIKAN JOGJA KOTA DALAM TAMAN
07-04-2008

Mewujudkan Kota Yogyakarta yang hijau, teduh, sejuk indah dan nyaman sudah menjadi kebutuhan dan idaman seluruh warga kota. Walikota Yogyakarta Herry Zudianto mengajak seluruh masyarakat Jogja memperbanyak taman sehingga nantinya Jogjakarta menjadi kota di dalam taman. ”Saya yakin secara bertahap cita-cita itu akan terwujud dengan dukungan seluruh masyarakat,” ujarnya.
Pernyataan itu disampaikan pada acara pencanangan ”Gerakan Serentak Penanaman Pohon” di Kota Yogyakarta, Sabtu (27/10). Penanaman pohon ini secara simbolik dilakukan di devider jalan sepanjang jalan Menteri Supeno, halaman Masjid Baitul Rochim, halaman TK Bumi Warta dan halaman SMA Negeri 5, oleh Walikota Herry Zudianto, Wakil Walikota Haryadi Suyuti, Ketua DPRD Kota Yogyakarta Arif Noor Hartanto, Dirut Perhutani Dr Ir Transtoto Handadari, Ketua Pengadilan Negeri Yogyakarta, Jajaran Poltabes Yogyakarta, Jajaran Kodim 0734 Yogyakarta dan Ketua HUT Kota Yogyakarta Indro Kimpling Suseno serta Kepala Kimpraswil Propinsi DIY, Ir Bayudono.
”Gerakan ini merupakan bagian karya nyata yang penuh makna kebaikan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan. Namun demikian diperlukan kesepahaman dan keterpaduan tekad untuk merealisasikannya. Momentum HUT ke 251 Kota Jogja dengan tema Jogjaku Bersih Kotaku Asri, diharapkan Jogja bersih tidak hanya dari sampah tapi juga nyaman teduh dan asri dalam sosial kemasyarakatan”, lanjut Walikota.
Direktur Utama Perum Perhutani Dr Ir Transtoto Handadari mengatakan, Perum Perhutani merupakan BUMN terbesar dibidang pertanian dan kehutanan yang ada di Indonesia bahkan di dunia dengan luas 2,42 juta hektar dan jumlah karyawan 33 ribu orang setiap tahun mampu meraih keuntungan 2,4 trilyun. Hal ini dicapai dengan mengelola hutan secara baik. Perhutani melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui program ”Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat Plus” yaitu dengan menyumbangkan dan mendedikasikan apa yang bisa diberikan kepada masyarakat.
”Jogja merupakan magic city yang punya daya tarik luar biasa. Semua yang pernah sekolah di Jogja pasti ingin kembali ke Jogja. Kita ingin Jogja bersih dan hijau tidak hanya di kotanya saja tapi juga ke daerah sekitar Jogja. Dengan didukung Perum Perhutani Jogja akan menjadi sentral perhatian bukan hanya dari Indonesia, sehingga memberi konsekuensi Jogja harus diperbaiki dan dipercantik. Perhutani akan selalu ada di semua masyarakat Jogja.” lanjutnya.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Ir Hadi Prabowo, mengatakan ”Perum Perhutani memberikan bantuan pohon sebanyak 30.075 batang untuk gerakan ini. Penanaman pohon secara serentak juga dilakukan di jajaran Poltabes Yogyakarta sebanyak 50 batang pohon saputangan, jajaran Kodim 0734 Yogyakarta sebanyak 50 batang pohon sapuangin, seluruh SMA/SMK dan SMP Negeri Kota Yogyakarta sebanyak 170 pohon sawo kecik dan Kecamatan se kota sebanyak 72 pohon mahoni. Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta menyediakan bibit tanaman tersebut bagi masyarakat yang membutuhkan.”
Masyarakat yang berminat dapat mengajukan bantuan bibit pohon perindang datang langsung ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Jalan Bimosakti no.1 Yogyakarta. dan mengisi blanko permohonan yang telah disediakan. Bantuan ini untuk kelompok masyarakat terutama tingkat RT/RW, lembaga/institusi, atau LSM dan bukan perorangan. Dinas Lingkungan Hidup akan melakukan pemantauan proses penanaman pohon tersebut agar bibit yang ditanam benar-benar dapat tumbuh sesuai yang diharapkan.
”Proses pengajuan bibit tidak sulit, warga secara berkelompok tinggal mengisi blanko. Warga diminta juga mengisi rencana lokasi penanaman agar memudahkan pemantauan,” ujar Hadi Prabowo. Adapun jenis bibit pohon yang tersedia antara lain : Angsana, Gayam, Akasia Mangium, Salam, Kaliandra, Duwet, Mlinjo, Asem Jawa dan Mahoni. Selain itu juga tersedia bibit pohon buah-buahan seperti rambutan, mangga dan lainnya. (Windut)

abi is agusbudi | Tanya Komputer