Detail Berita
MASYARAKAT KRATON LAKUKAN PEMADAMAN KEBAKARAN
07-04-2008

Kapan dan dimana terjadinya bencana kebakaran kadang kita tidak tahu dan sulit diprediksi. Oleh karena itu perlu adanya kegiatan pencegahan dan penanggulangan secara dini. Pemberian pemahaman dan pengetahuan penanggulangan bahaya dan bencana kebakaran perlu diinformasikan kepada masyarakat luas.


Menyadari hal ini, Kantor Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Kebakaran (Linmas dan PK) Kota Yogyakarta, memberi pelatihan kepada warga masyarakat. Dikatakan Kepala Kantor Linmas dan PK Drs. Wahyu Widayat, MSc, MM. "Pada tahun 2007 kami mengadakan pelatihan di 2 Kecamatan 6 Kelurahan, Sekolahan dan Satuan Polisi Pamong Praja. Mengingat daerah rawan kebakaran di wilayah kota khususnya dan kabupaten lain pada umumnya, kian bertambah seiring laju pembangunan, perindustrian, pemukiman yang padat sehingga Unit Mobil Pemadam Kebakaran sulit menjangkau lokasi kebakaran”. Kemampuan masyarakat sekitar mengatasi kebakaran awal sangat diharapkan. Hasil pelatihan ini diharapkan melahirkan Barisan Sukarelawan Kebakaran (Balakar) di tingkat wilayah, tambahnya.
Lebih lanjut dikatakan, saat ini Kantor Linmas dan PK telah mengadakan pelatihan penanggulangan kebakaran kepada masyarakat Kecamatan Kraton. Materi pelatihan meliputi teori dasar asal mula terjadinya api, klasifikasi kebakaran, teknik pemadaman api serta sarana dan prasarana pemadaman api. Dijelaskan Wahyu, sebagai upaya menurunkan angka kebakaran adalah dengan cara preventif seperti mengadakan pelatihan dan penyuluhan untuk memberi pemahaman dan penyadaran masyarakat tentang bahaya api. ”Meskipun peralatan pemadam sangat canggih, tidak akan dapat menurunkun angka kebakaran. Karena sumber kebakaran ada pada kita bukan ada pada alat pemadam”, jelas Wahyu.
Hal penting harus diperhatikan petugas maupun masyarakat dalam melakukan pemadaman antara lain adalah : 1. Perhatikan arah angin dengan melihat lidah api. Dalam melakukan pemadaman petugas harus membelakangi arah atau menghadap searah dengan arah angin. 2. Perhatikan jenis kebakaran. Sebagai petugas harus mengetahui dan memahami jenis kebakaran dalam melakukan tindakan pemadaman kebakaran. 3. Masih adakah korban yang harus segera di tolong. 4. Boleh melakukan pengrusakan terhadap bangunan yang ada untuk mendukung kelancaran pemadaman maupun evakuasi. 5. Amankan barang yang masih bisa diselamatkan. 6. Laporkan hasil penanganan penanggulangan tersebut kepada pimpinan tim untuk segera ditindaklanjuti sesuai prosedur tetap yang berlaku.
KLASIFIKASI KEBAKARAN
Kebakaran Kelas A disebut kebakaran benda-benda padat diakibatkan karena terbakarnya kertas, kayu, plastik, karet, dan lain-lain. Pemadaman api yang termasuk dalam klasifikasi ini bisa dilakukan dengan menggunakan peralatan tradisonal maupun moderen.
Kebakaran Kelas B yakni kebakaran benda cair dan gas akibat minyak tanah, bensin, gas elpiji dan lain-lain. Pemadaman api akibat kebakaran ini tidak diperkenankan menggunakan air karena akan mengakibatkan kobaran api bertambah besar disebabkan berat jenis bahan bakar minyak lebih ringan dari air.
Kebakaran Kelas C yakni kebakaran listrik akibat travo, kabel dan atau tempat kebakaran yang masih ada arus listrik. Jika terjadi kebakaran yang termasuk klasifikasi ini atau kebakaran kelas A tapi masih mengandung Kelas C, pemadamannya jangan sekali-kali menggunakan air karena akan membahayakan petugas dan unit pemadam itu sendiri, karena air merupakan penghantar arus listrik yang mengakibatkan sengatan dari arus listrik.
Kebakaran Kelas D disebut kebakaran khusus/logam yang terdiri besi, aluminium dan bahan kimia. Kebakaran ini memang jarang terjadi dan apabila terjadi sangat sulit dipadamkan.
Berdasarkan klasifikasi ini, apabila terjadi kebakaran, warga masyarakat dan petugas pemadam kebakaran harus terlebih dahulu memastikan jenis kebakaran yang sedang terjadi sebelum melakukan. Sehingga dalam mengatasi api tidak salah dan tepat sasaran.
Pos-pos kebakaran di sekitar wilayah Propinsi DIY antara lain :

  • KotaYogyakarta Telp. 113 - 587101,7474704
  • Kabupaten Sleman, Telp. 868405 pesawat 220.
  • Kabupaten Bantul, Telp. 367310
  • Kabupatel Gunung Kidul, Telp. 391113
  • Kabupaten Kulon Progo, Telp. 773060
  • PGPS. Madukismo, Telp. 377049
  • PT. Angkasa Pura Lanud. Adisucipto Telp. 564465 pesawat 5339
Apabila terjadi kebakaran cukup lapor ke salah satu pos pemadaman terdekat. Untuk pelayanan pemadaman kebakaran tidak dikenakan biaya/gratis.(@mix)

abi is agusbudi | Tanya Komputer