Detail Berita
ANAK ANAK PINGGIR SUNGAI GADJAH WONG MUJA MUJU MILIKI TEMPAT BERMAIN
27-11-2012

ANAK ANAK PINGGIR  SUNGAI  GADJAH WONG  MUJA MUJU MILIKI TEMPAT BERMAIN

 

 

Anak anak di pinggiran sungai Gadjah Wong khususnya di wilayah Rukun Warga 08, Rukun Tetangga 54  kelurahan Muja Muju Kecamatan Umnbulharjo  Kota Yogyakarta kini memiliki tempat bermain yang cukup  nyaman. Tempat bermain  yang dibangun PT. Sari Husada  Generasi Mahardika (SGM)  bekerja sama dengan warga kelurahan Muja Muju ini diresmikan oleh Walikota Yogyakarta,  H. Haryadi Suyuti, Minggu, (07/10) siang tepat dengan hari ulang tahun Kota Yogyakarta ke-256 tahun.
Walikota Yogyakarta H. Haryadi Suyuti  saat meresmikan tempat bermain anak ini mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PT. Sari Huda SGM dan warga masyakart Muja Muju. Walikota mengatakan ini merupak hadiah pertama untuk Kota Yogyakarta yang berulang tahun. “ Ini merupakan kado pertama tepat di hari ulang Kota Jogja. Karena Kota Yogyakarta hari ini 07 Oktober berulang tahun ke-256 tahun. Kemarin sudah ada kado dari masyarakat kota Yogyakarta berupa pemasangan penjor di sepanjang Malioboro dan juga hadiah bersepeda bersama.  Untuk itu saya ucapkan terima kasih,” kata Walikota.
Berkaitan dengan peresmian Tempat Bermain Anak ini Walikota menambahkan  ada sebuah spirit dan sepakat untuk memberikan ruang kepada anak-anak dan masyarakat.  Walikota mengajak masyarakat untuk menghargainya dengan menjaga dan memelihara agar tetap bersih dan terawat, sehingga anak-anak dapat merasakan kenyamanan  untk bermain di tempat ini. “Tempat ini harus kita jaga bersama. Tempatnya harus bersih. Bersih orangnya, bersih juga sampahnya. Jangan bersih orangnya, ramai sampahnya. Seharusnya ramai orangnya bersih sampahnya. Itulah harapan kita,” ujar Walikota.
Ditambahkan ,Kota Yogyakarta memiliki banyak  sungai,  sehingga ruang-ruang untuk fasilitas umum dan anak diharapkan terus bertambah.  Kesadaran membangun fasilitas seperti ini  diharapkan terus berkembang  dengan melibatkan akademisi, pengusaha, komunitas dan pemerintah. Pemerintah berada dipaling belakang sebagi fasilitator. “Apa yang diharapkan pemerintah, bukanlah sebuah proyek, melainkan  sebuah pemberdayaan yang tumbuh dan berkembang di  masyarakat,” harap Walikota.
Walikota berkeyakinan  bahwa semakin bertambahnya  tempat bermain anak, semakin banyak pula  memberikan  ruang sosial bagi anak.  Untuk itu penyediaan tempat seperti ini  diharapkan bisa bertumbuh terus  dari waktu ke waktu.  “Saya yakin dan percaya  bahwa semaik banyak ruang dan tempat bermain anak  seperti ini, anak-anak  kita semakin belajar bersosialisasi,  dan pada  akhirnya juga menumbuhkan  generasi yang  memiliki semangat  kebersamaan dan kerukunan , juga  menghindarkan anak-anak dari sa tawuran dan narkoba,” tegas Haryadi.
Ketersediaan tempat bermain anak di Yogyakarta menurut Walikota sudah cukup banyak  terus bertambah  seperti halnya PAUD dan Posyandu dan lainya yang sudah merambah hingga seluruh RW di Kota Yogyakarta. 
Veronika Ambarwati lurah kelurahan Muja-Muju mengatakan dengan dibangunnya tempat bermain ini  anak anak – anak di wilayahnya  sudah memiliki tempat bermain sendiri yang nyaman. Pembanguan Tempat bermain ini menurut Ambarwati merupakan sebuah program dari RT 54 . Dijelaskan ada empat titik dasaran yang akan diubah menjadi fasilitas bermain dan ekonomi warga yakni  wilayah di bawah jembatan Sorowajan , RT. 54, RT.53 dan di bawah jembatan sungai Gadjah Wong sisi Utara, yang masih menjadi lahan  dari PT. SGM.  Konsep yang direncanakan berupa  taman bermain dan tempat peningkatan ekonomi masyrakatak sekitar seperti kuliner.  Veronika Ambarwati Ambar  menjamin kawasan ini  akan bersih, tertata dengan baik  dari sisi keamanan dan kerapiannya. Untuk itu dirinya berharap semua pihak bisa mendukung. Selain kegiatan fisik  kelurahan Muja Muju juga terus melakukan kegiatan non fisik antara lain  bakti kesehatan , Rumah Belajar untuk siswa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama dalam menghadapi UAN,  PAUD dan membangun  kampung ramah anak.
Sementara itu, Aris Setyawan dari PT. Sari Husada SGM mengatakan pembangunan tempat bermain dan kerja bhakti ini merupakan bagian dari visi misi SGM untuk mendekatkan diri dengan masyaraakat  dan lingkungan dengan program kali bersihnya.  Untuk pembangunan  Taman Bermain di RT. 54 Muja Muju ini belum selesai sepenuhnya. Masih ada perbaikan  terutama tangga yang belum diberi pembatas, sehingga belum benar-benar aman.
Taman bermain anak di  RT. 54 / RW.08  ini  dilengkapi dengan gazebo dan juga fasilitas permainan anak.  Hadir dalam acara ini Ketua TP.PKK Kota Yogyakarta, Camat Umbulharjo, Danramil Umbulharja, Pimpinan dan staf PT. Sarihusada (SGM) serta Masyarakat dan tamu undangan. Sebelum peresmian diadakan kerja bhakti membersihkan sampah di sekita sungai Gadjah Wong.(@mix)

abi is agusbudi | Tanya Komputer