Detail Berita
KOTA YOGYAKARTA MENERIMA PENGHARGAAN PENDIDIKAN INKLUSIF 2012
05-11-2012

Kota Yogyakarta menerima Penghargaan Pendidikan Inklusif 2012

 

Satu lagi penghargaan diterima Pemerintah Kota Yogyakarta dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI berupa Penghargaan Pendidikan Inklusif Tahun 2012, di terima oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Edy Heri Suasana, MPd, mewakili Drs. Haryadi Suyuti, Walikota Yogyakarta, Pemberian penghargaan pendidikan inklusif atau "Inclusive Education Award" (penyandang ketunaan) bagi anak dengan kebutuhan khusus yang didukung USAID itu  diserahkan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim, bersamaan dengan pembukaan ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) PK-LK Dikdas di Bali, Denpasar, Minggu (02/09/2012). Penghargaan ini diberikan kepada 20 orang untuk lima katagori yaitu gubernur, Bupati/Walikota, Universitas, Kepala Sekolah dan Individu yang banyak terlibat dalam kemajuan pendidikan Inklusif di Indonesia.

Menurut Tim Penilai Nasional, Yogyakarta merupakan  salah satu dari beberapa Kota di Indonesia yang dinilai peduli dan berhasil dalam membina sekaligus mendorong perkembangan pendidikan inklusif di Indonesia. Diharapkan penghargaan ini menjadi pendorong pembangunan bidang pendidikan di Kota Yogyakarta.

Pendidikan Inklusif merupakan pendidikan yang ramah dan penuh kasih sayang tanpa diskriminasi yang dilaksanakan di sekolah/kelas reguler dengan melibatkan seluruh peserta didik usia sekolah tanpa kecuali, meliputi anak  yang memiliki perbedaan bahasa, beresiko putus sekolah karena sakit, kekurangan gizi, tidak berprestasi, anak yang berbeda agama, penyandang HIV/AIDS, dan sebagainya.

Seusai menerima penghargaan Edy mengungkapkan “Penghargaan yang diberikan kepada bapak Haryadi Suyuti selaku Walikota Yogyakarta didasarkan atas penilaian yang cukup konprehensif artinya penilaian itu sudah berlangsung sejak tiga bulan lalu terhadap kota Yogyakarta menyangkut kebijakan Pemerintah Kota dan kebijakan Walikota untuk melaksanakan Pendidikan inklusi yang konteknya adalah pendidikan melayani semua peserta didik usia sekolah tidak membedakan orang kaya, orang miskin yang normal maupun yang mempunyai kebutuhan khusus”  katanya.

Urutan penerima penghargaan Inclusive Education Award 2012 Untuk kategori Katagori Pemerintah Propinsi Dr. Ing.  Fauzi Wibowo Gubernur DKI, Jakarta, Ir. H. Alex Nurdin, Gubernur Sumatera Selatan

Untuk kategori Pemerintah Daerah Tk. II mendapatkan penghargaan. Adalah Drs. Haryadi Suyuti, Walikota. Yogyakarta, Drs. Viktor Mado Tupen, Bupati Kab. Lembata, NTT, Sukma Wijaya, Bupati Sukabumi. Capt. H. Yosrizal Zain, MM, Walikota Payakumbuh, Muklis Basyah, Bupati Kab. Aceh Besar ,H. La Tinro La Tunrung, Bupati Kab, Engrekang, Sulsel, Syaiful Illah, SH, HUM, Bupati Kab. Sidoarjo Ada tiga pimpinan perguruan tinggi yang juga mendapatkan penghargaan.  Adalah dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret Solo, serta Universitas Negeri Surabaya.

Untuk kategori individu diraih empat orang. Ialah Bambang Basuki (Yayasan Mitra Netra Jakarta), Eny Rahma Zaenah (Yayasan Al Firdaus Solo), Fitriani (Yayasan Lentera Insani) serta Srihadi W. Zarkasi (dosen Unpad).  Untuk guru dan kepala sekolah, penerima adalah Atik Purwatmini (guru SMPN  226 Jakarta), Budi Cahyono (SDN Krebet, Jambon, Ponorogo, Jawa Timur), Dewi Marza (Kepala Pusat Sumber Braile Payakumbuh, Sumbar), dan Lilis Lismaya (Kepala SLBN 1 Palangkaraya, Kalimantan Tengah). (bob)

 

abi is agusbudi | Tanya Komputer