Detail Berita
PLANETARIUM ANJUNGAN BARU DI TAMAN PINTAR
05-11-2012

PLANETARIUM  ANJUNGAN  BARU  DI TAMAN PINTAR

 

Taman Pintar Kota Yogyakarta yang berada di Jalan Panembahan Senopati Yogyakarta ini, kini memiliki anjungan Baru yaitu Planetarium yang terletak di "playground" Taman Pintar dengan bangunan berbentuk kubah. Planetarium Taman Pintar merupakan  planetarium keempat di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya, dan Kutai Kartanegara.  Namun, planetarium yang berada di Taman Pintar Yogyakarta tersebut, merupakan planetarium pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi proyektor digital. Planetariun Taman Pintar Diresmikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan   Republik Indonesia Prof. Dr. Ir. Muhammad Nuh, Rabu malam (03/10).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh Mengatakan, Planetarium Taman Pintar bisa menjadi bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan yang mencerdaskan bangsa Indonesia. "Pengembangan ilmu pengetahuan akan menumbuhkan logika berpikir yang berbasis pada pengetahuan," kata Mohammad Nuh

Menurut Mohammad Nuh, wahana planetarium tersebut bukan hanya untuk anak-anak atau pelajar saja akan tetapi juga untuk masyarakat umum, karena mengajarkan pengetahuan secara umum yang bisa dimanfaatkan oleh siapa saja. Dikatakan Mohammad Nuh,   bahwa planetarium tersebut akan merangsang masyarakat dan pelajar untuk terus mengembangkan rasa intelektualnya.

Ia berharap, Taman Pintar terus menyosialisasikan dan mempromosikan wahana baru tersebut, bahkan di situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai ikon pariwisata pendidikan di DIY. "Pemerintah Kota Yogyakarta juga harus merawat dan mengembangkan produk baru yang bisa melengkapi Taman Pintar. Kalau mau pintar, maka sering-seringlah ke Taman Pintar," katanya. Teknologi proyektor digital tersebut memiliki kelebihan mampu menampilkan pembelajaran dengan lebih baik dan beragam, utamanya benda- benda langit yang sulit diterima atau dilihat mata secara langsung.

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan, Taman Pintar telah menjadi ikon baru pariwisata pendidikan di Kota Yogyakarta dengan rata-rata kunjungan mencapai satu juta orang per tahun, dimana 71 persennya merupakan pengunjung anak-anak atau pelajar ditingkat SD, SMP dan SMA/SMK.

"Pengembangan Taman Pintar kedepan yang terus kami upayakan akan selalu mengacu pada filosofi yang diadopsi dari ajaran Ki Hajar Dewantara yakni  `niteni`, `nirokke` dan `nambahi` atau Memahami/mencermati, menirukan dan mengembangkan," katanya.

Ditambahkan Haryadi, Taman Pintar telah menerapkan Standar Menejemen mutu ISO 9001:2008 yang menghantarkan Taman Pintar menerima Penghargaan Citra Layanan Prima Tingkat Nasional Tahun 2010, serta beberapa waktu yang lalu kembali diperoleh Peringkat I Tingkat Nasional Penghargaan Sapta Pesona Kategori Toilet umum Bersih dan Cipta Pesona Wisata untuk pengelolaan Wisata Berwawasan Lingkungan dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. “Tambahan wahana baru  berupa planetarium ini akan  menjadi hadiah ulang tahun ke-256 bagi Warga Kota Yogyakarta yang akan diperingati pada 7 Oktober mendatang,” tandas Haryadi.

Seusainya peresmian yang ditandai dengan penandatanganan Prasasti dan pembukaan selubung tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI,  berkenan menyaksikan simulasi pergerakan benda-benda langit melalui layar di langit-langit kubah.

Planetarium tersebut dilengkapi dengan kursi penonton yang dapat direbahkan. Dalam setiap pertunjukannya, planetarium akan menampilkan situasi langit Yogyakarta pada saat itu untuk memberikan gambaran peredaran benda-benda langit yang berubah dari waktu ke waktu.

Penonton juga akan disuguhi film tentang terbentuknya alam semesta dan diakhiri dengan film "Rocket Man" yang bercerita tentang perjalanan  manusia ke bulan. (and)

abi is agusbudi | Tanya Komputer