Detail Berita
KUB “GIWANG BAROKAH” OLAH SAMPAH PASAR GIWANGAN MENJADI PUPUK ORGANIK PADAT, CAIR DAN BIO AKTIVATOR
29-12-2011

 

KUB “Giwang Barokah” yang dikelola oleh ibu-ibu warga Kelurahan Giwangan, melakukan pemanfaatan pengolahan sampah sayur dan buah pasar giwangan, serta limbah pemotongan hewan (rumen sapi dan kambing) di rumah pemotongan hewan (RPH) Giwangan, menjadi pupuk padat, pupuk cair, dan bio aktivator. Kegiatan dilakukan sejak Juli 2010 bertempat di rumah potong hewan. Mereka menjalin kerjasama dengan UPN “Veteran” Yogyakarta dan CV. Pandawa Multi Farm. Dinas Pasar Giwangan, dan Badan Lingkungan Hidup.

Ketersediaan bahan baku sampah sangat melimpah menjadikan mereka tergerak untuk memanfaatkannya. Limbah rumen sebelumnya hanya dibuang begitu saja di dekat lokasi penyembelihan, dengan kapasitas 2 sampai dengan 4 kwintal/hari seringkali menimbulkan pencemaran udara berupa bau. Sampah sayur dan buah tidak kurang dari 6 hingga 9 ton diproduksi setiap harinya. Dari hasil uji laboratorium Agrotehnologi, hasil pupuk organik (padat dan cair) ini mempunyai kandungan hara yang sangat komplit dan tidak ditemukan adanya bakteri pengganggu dalam pupuk tersebut, sangat bagus sebagai alternatif media tanam. Juga menghasilkan Bio Aktivator sebagai bakteri pengurai.

“Hasil ini sedang kami uji cobakan untuk menanam hotikultura. Jika berhasil akan kami pergunakan untuk mengoptimalkan lahan tidur di wilayah giwangan. Semoga menjadi solusi dalam peningkatan gizi masyarakat, peningkatan ekonomi masyarakat,” jelas Ibu Purbudi Wahyuni ketua KUB Giwang Barokah.

Rencananya lahan kering dan kosong di wilayah kelurahan Giwangan akan dimanfaatkan sebagai media tanam serta sebagai laboratorium hidup atas hasil olahan pupuk organik pasar giwangan. Luas lahan yang sudah siap untuk praktek yaitu di jln Mendung Warih seluas 16.000 m2, dan masih banyak lahan kosong yang bisa dipergunakan. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Secara otomatis dengan keterlibatan seluruh warga yang semula kehilangan lapangan kerja karena lahannya kering, tidak tersediannya saluran irigasi, memperoleh solusi untuk bertanam sayur dan buah. Dengan begitu akan menggerakkan sektor ekonomi, tentu penghasilan bisa meningkat dan mengurangi angka kemiskinan. Hal ini juga bisa menjadi solusi bagi pemkot mengurangi biaya operasional pembuangan sampah.

Adanya kerjasama dengan pihak perguruan tinggi khususnya UPN “Veteran” Yogyakarta Program studi Agroteknologi yang telah mempunyai sertifikasi dalam pengolahan pupuk organik, menjadi modal penting dalam kelangsungan pengolahan dan pemanfaatan hasil olahan pupuk untuk optimalisasi lahan kosong. Disamping itu dengan bantuan Program studi Manajemen UPN “Veteran” Yogyakarta memanage proses pengolahan, penggunaan pupuk bahkan membantu pemasaran baik hasil olahan pupuk maupun hasil panen. Sedangkan kerjasama dengan CV. Padawa Multi Farm sebagai mitra yang selalu siap menyediakan bioaktifator GB 1 untuk mempercepat proses pengolahan pupuk dan bisa meminimalkan bau tak sedap yang bisa menggangu lingkungan, serta siap membeli pupuk hasil olahan berapapun jumlahnya dengan harga bersaing.

Meski begitu KUB Giwang Barokah saat ini terkendala lahan untuk tempat pengolahan. “Sementara ini kita telah meminjam lahan di RPH Giwangan, namun sampai saat ini kami masih mengalami kendala dalam perizinan. Padahal tempat ini sangat strategis selain dekat dengan bahan baku juga telah tesedia lahan dan bangunan rencana pemotongan Babi yang tidak dipergunakan,” tutur Ibu Purbudi.

Pihaknya juga telah memperoleh bantuan mesin perajang dengan kapasitas 2 ton/hari dengan generator. Namun mesin ini baru bisa dipergunakan untuk merajang tahap awal (masih kasar), sedang untuk mesin perajang tahap berikutnya kami belum ada, sehingga terpaksa dikerjakan secara manual (dicacah). Keberhasilan pengolahan sampah secara berkelanjutan tentu bisa membantu peningkatan kebersihan lingkungan. Apalagi dengan keberhasilan laboratorium dan pusat studi akan bisa memberikan nilai tambah yaitu berupa cadangan oksigen di tengan kemajuan kota dengan tingkat polusi tinggi. *



 

abi is agusbudi | Tanya Komputer