Detail Berita
Kota Yogyakarta Borong Pengharaggan
22-12-2011

 

Menkes Dr. Endang RahayuS, MPH, Dr. PH saat menyerahkan pengharagaan yang diborong oleh Kota Yogyakarta kepada Walikota Herry Zudianto dan Ibu Dyah Suminar

 

Bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-47 tahun 2011 ini, Kota Yogyakarta meraih tiga penghargaan sekaligus. Ksatria Bakti Husada Kartika, Swasti Saba Wistara dan Manggala Karya Bakti Husada Kartika, penghargaan sebagai Kota Sehat berhasil diraih oleh Kota Yogyakarta untuk ketiga kalinya setelah tahun 2007 dan tahun 2009 lalu. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Endang Sedyaningsih diterima Walikota Yogyakarta Herry Zudianto dan Ketua TP PKK Kota Yogyakarta, Hj. Diah Suminar, SE di Aula Gedung Baru Departemen Kesehatan RI, Jakarta, Senin(14/11).

Ksatria Bakti Husada Kartika diberikan kepada Herry Zudianto. Penghargaan ini diberikan atas prestasinya memajukan, mengembangkan inovasi di bidang kesehatan. Diantara keberhasilannya Pencangan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui piket bergilir dasawisma, didukung tenaga jumantik dan tenaga surveillance di kelurahan, berhasil melaksanakan program gaya hidup sehat dengan mendeklarasikan FORMI (Forum Olah Raga Rekreasi Masyarakat Indonesia) di tiap kecamatan dan aktifitas SEGO SEGAWE (Sepeda Kanggo Sekolah lan Nyambut Gawe) upaya membudayakan aktifitas olah raga di masyarakat. Termasuk mendukung deklarasi kawasan Kantor Kecamatan, Kantor Kelurahan dan Rukun Warga bebas asap rokok.

Swasti Saba Wistara diberikan kepada Kota Yogyakarta karena dinilai baik dalam tatanan Kawasan Pemukiman, Sarana dan Prasarana Umum Sehat, Kawasan Tertib Lalu Lintas dan Pelayanan Transportasi, Kawasan Pariwisata Sehat, Kawasan Industri dan Perkantoran, Ketahanan Pangan dan Gizi, Kehidupan Masyarakat yang Sehat dan Mandiri, Pengembangan Kehidupan Sosial yang Sehat.

Selain itu penghargaaan Manggala Karya Bakti Husada Kartika dianugerahkan kepada ketua TP PKK Kota Yogyakarta, Ibu Dyah Suminar. Penghargaan ini diberikan karena memajukan dan mengembangkan inovasi di bidang pembangunan kesehatan.

Kisah sukses Ibu Hj. Dyah Suminar meraih penghargaan Manggala Karya Bakti Husada Kartika karena perannya sebagai ketua TP-PKK Kota Yogyakarta dalam meningkatkan pemahaman tentang KADARZI melalui penyuluhan, lomba keanekaragaman makanan, monitoring dan pemantauan gizi buruk/ kurang, Pengembangan Rumah Pemulihan Gizi (RPG), Implementasi PHBS Rumah Tangga melalui kawasan bebas asap rokok/ kawasan dilarang merokok, meningkatkan kesadaran perempuan, upaya pengelolaan lingkungan hidup dengan sistem pengelolaan sampah terpisah (3R- Reduse;Reuse;Recyle), pembuatan taman dan penghijauan di rukun warga, pemasangan biopori, peran PKK dalam peningkatan peran posyandu, strategi pengembangan dan pengenalan produk dalam kewirausahaan, melaksanakan sosialisasi untuk memotivasi perilaku hidup bersih dan sehat dalam keluarga.

Sementara itu, Menteri kesehatan dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH mengatakan, keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh hasil kerja keras kesehatan saja, tetapi dipengaruhi oleh kontribusi sektor lain. “Pada kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih kepada penerima penghargaan atas pengabdian dan dedikasi, serta kontribusi yang nyata dalam pembangunan kesehatan, bersama-sama dengan seluruh jajaran kesehatan di tanah air terus berupaya meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup bangsa indonesia”.

Ditemui disela-sela menerima penghargaan, Walikota Yogyakarta Herry Zudianto mengungkapkan, Penghargaan Swasti Saba Wistara untuk ketiga kalinya ini merupakan kontribusi nyata dari Kota Yogyakarta dalam mewujudkan Kota Sehat. Upaya ini telah dilakukan secara bersama-sama oleh Pemerintah Kota Yogyakarta dengan dukungan partisipasi masyarakat, forum kota sehat, dan tim pembina kota sehat, secara berkesinambungan.

Penghargaan yang diraih Kota Yogyakarta selama ini bukan sebagai muara akhir dari perjuangan Kota Yogyakarta untuk lebih maju, namun sebagai tolok ukur bahwa apa yang dilakukan Kota Yogyakarta kepada warganya sudah mulai terarah. Berbagai penghargaan yang diterima Kota Yogyakarta dibidang kesehatan ini memacu pemerintah Kota Yogyakarta untuk mendorong serta memberikan tata cara hidup sehat kepada warganya juga fasilitas kesehatan benar-benar dinikmati warganya.

“Penghargaan ini saya harap dapat terus memacu Kota Yogyakarta untuk selalu berkembang dalam mengupayakan Yogyakarta sebagai kota yang sehat dan layak huni, dengan banyaknya penghargaan yang kita dapatkan jangan sampai membuat kita lengah, untuk lebih sehat lagi dalam menjaga lingkungannya, Perilaku sehat jadikan gaya hidup. Penghargaan yang diraih warga Kota Yogyakarta dibidang kesehatan ini, merupakan kado terindah saya dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir dalam melayani masyarakat, terimakasih Kota Yogyakarta”, ujarnya. (And/B)

abi is agusbudi | Tanya Komputer