Detail Berita
UAB TIRTA KENCANA SEDIAKAN AIR BERSIH MURAH BAGI WARGA
02-11-2011

 

Warga di RW 7 Kampung Cokrodirjan berlimpah air bersih yang murah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pasalnya kampung ini mempunyai “perusahaan air minum” mandiri milik warga yang dikelola secara swadaya oleh warga. Kampung yang melingkupi 5 wilayah RT dan dihuni oleh 310 KK ini mampu memproduksi air siap minum yang memenuhi kualitas/ syarat kesehatan.  Air minum dijual dengan harga mulai 800 rupiah per meter kubik jauh lebih murah dari harga air minum produksi PDAM Tirtamarta ataupun PDAM Sleman. Bahkan dari hasil usaha ini mampu memberi sumbangan ke kampung berupa pembiayaan untuk pembuatan jalan paving blok, membeli peralatan pengelolaan sampah,  mendanai kerja bakti dan acara syawalan serta membangun sarana MCK umum.

Ketua RW 7 Ir, Musmodiyono, MSi menjelaskan, Usaha Air Bersih Tirta Kencana RW 7 mempunyai sejarah panjang sebelum dikelola secara professional. Sebelum tahun 1991 sumber airnya masih berupa 2 buah pancuran di tepi sengai Code yang digunakan warga untuk mandi, mencuci dan memenuhi kebutuhan air minum. Meski begitu sudah pernah ada warga yang berusaha menyeberangkan air ke barat sungai Code, walaupun hanya dengan bambu. Berawal dari itu ada ide pemanfaatan sumber mata air (pancuran) yang kemudian ditindaklanjuti dengan memasang pompa hidrolik.  

Kemudian pada 1994 dilakukan pengadaan pompa hidrolik seharga Rp.325 ribu dengan swadaya masyarakat sekaligus dimulai proses pembuatan bak penampung bawah. Dengan terbatasnya dana menyebabkan kesulitan untuk memasang pipa jaringan ke konsumen. Sehingga pada saat itu baru mampu mengaliri 5 konsumen terutama daerah yang dekat dengan pompa radius 25 meter.

Pada tahun 1996 hingga 1997 memperoleh bantuan dari Kimpraswil berupa 2 buah tangki air kapasitas 4000 liter beserta pipa. Hal ini ditindaklanjuti oleh warga yang dibantu mahasiswa KKN UGM membangun water tower dan jaringan pemipaan. Jumlah pelanggan sudah meningkat hingga 24 KK. UAB Tirta Kencana mulai memanfaatkan pompa listrik meski dengan cara menyambung daya dari ketua RW. Hingga pada 1999 secara swadaya bak air ditinggikan lagi 1 meter.

Kurun 2001-2002 tower kembali dinaikkan menjadi 10 meter yang berimbas pada kenaikan jumlah pelanggan menjadi 50 KK. Hingga 2004 tercatat  menjadi 65 KK. Perkembangan pesat terjadi pada kurun 2005-2006 secara swadaya warga bahu membahu melakukan pembangunan captering, menambah reservoir bawah dan atas, menambah pompa, memasang otomatic switch pompa, menaikkan daya listrik,  serta membuat instalasi desinfektan dengan Chlorine. Dengan fasilitas ini Tirta Kencana mampu melayani 133 pelanggan.

Dari 5 RT di wilayahnya saat ini 4 RT telah terlayani Tirta Kencana, satu yang belum terlayani dikarenakan letak geografisnya yang lebih tinggi sehingga perlu biaya besar untuk pengadaan instalasinya. “Perlu biaya sekitar 90 juta untuk dapat menjangkau RT 33, saat ini kami belum mampu,” tutur Musmodiyono. Namun menurutnya, Tirta Kencana justru telah mampu melayani wilayah RW 6 khususnya perumahan Jetis Asri.

Pihaknya berharap sumber mata air yang ada di wilayah RW 6 ini dapat terjaga keberlangsungannya sehingga warga masih terus dapat menikmati berlimpahnya air bersih. Musmodiyono juga mengajak masyarakat untuk melakukan penghijauan menanam pepohonan sebanyak-banyaknya agar sumber mata air tetap terjaga.

Selain pengelolaan sumber daya air yang professional, RW 7 masih mempunyai unggulan yang patut dibanggakan warganya yaitu system pengelolaan sampah mandiri produktif dan ramah lingkungan, penghijauan, dan pusat informasi kesehatan bagi warga. (ism)

Prestasi RW 7 Cokrodiningratan :

1.      Juara II Kampung Hijau se DIY oleh WALHI & Bapedalda Th.2007

2.      8 besar dari 800 RW Yogyakarta Green and Clean (YGC)  se DIY Th.2007.

3.      Juara I Code Bejo (Bersih & Hijau) oleh Sampurna Hijau Th.2008

4.      5 besar Tkt.Nasional Bersih Lingkungan Th.2009 oleh Sampurna Hijau

5.      Kesehatan: sadar ber PHBS, dan Siap jadi RW SIAGA

6.      Best of The Best YGC 2010  tingkat Kota Yogyakarta

Juara I Prokasih Se Kota Yogyakarta Th. 2007

 

abi is agusbudi | Tanya Komputer