Detail Berita
Walikota Lounching Kampung Ramah Anak
03-10-2011

 
 
 Walikota H Herry Z meninjau kegiatan rumah anak yang ada di kampung Badran
 
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional beberapa kampung di Yogyakarta mengadakan acara bertemakan peduli anak. Karena khusus untuk program Kota Layak Anak, Kota Yogyakarta telah meraih penghargaan tersebut dan disebut-sebut sebagai Kota Paling Ramah terhadap Anak pada tahun 2009. Kegiatan yang dilaunching Walikota, H. Herry Zudianto adalah Kampung Badran RW 11 mengadakan kegiatan Badran Menuju Kampung Ramah Anak, Kegiatan ini diikuti lebih dari 200 anak ini berlangsung pada hari Jumat (22/7) bertempat di lingkungan RW 11 Badran. Dalam laporan Ketua Panitia Kegiatan, Ajeng Andriani, Badran RW 11 berada di bantaran sungai Winongo dengan penduduk berjumlah 1.074 jiwa dari 342 KK dengan tingkat kepadatan yang tinggi tentu saja akan membawa dampak pada persoalan ruang gerak dan bermain anak-anak. Sebagai wujud kepedulian warga terhadap anak-anak, maka sekecil apapun lahan kosong, akan dimanfaatkan sebagai tempat bermain anak.
Ditambahkan Ajeng, dalam acara launcing peduli anak ini diselenggarakan kegiatan permainan yang positif bagi anak diantaranya Workshop kreatifitas anak yang diikuti anak 4-9 tahun sejumlah 100 anak yang didampingi oleh LSPPA dan Fakta, Jelajah Harta Karun yang diikuti 100 anak 10 - 18 tahun direncanakan akan melewati 5 pos yaitu Pos Daur Ulang, Pos Jurnalis dan Fotografi, Pos Fakta Opini Perubahan Alam dan Imajinasi Potensi, Pos Visualisasi imajinasi dan Presentasi karya, Pos Galleri Karya daur ulang, foto dan gambar karya anak dan Screb Book.
Dalam sambutan Herry Zudianto mengungkapkan, meski telah mencapai predikat Kota Layak Anak tetap akan terus meningkatkan pembangunan dengan sasaran anak-anak. Pembanguan layak anak bukan hanya menyediakan fasilitas lengkap tetapi juga akan dilakukan hingga pada tingkat kampung-kampung dimaksudkan agar dapat lebih menyentuh anak-anak. Keberhasilan pembanguan yang telah dicapai Pemkot tak pernah lepas dari peran serta seluruh masyarakat, "Diharapkan suatu langkah kecil dari kampung Badran ini dapat menjadi sejuta langkah kedepan mewujudkan seluruh kampung yang ideal di Kota Yogyakarta melahirkan anak kreatif, ceria dan mandiri", ajak Walikota sekaligus melaunching secara resmi Badran Kampung Ramah Anak dengan menggelindingkan permainan roda-roda bersama ibu Dyah Suminar beserta hadirin bersama anak-anak. Karena memiliki komposisi penduduk anak-anak yang banyak maka Badran RW 11 direncanakan menjadi pilot project program Kampung Ramah Anak Pemkot Yogyakarta.
Walikota beserta jajaran Pemkot dan hadirin kemudian meninjau kegiatan yang ada di masing-masing pos sekaligus melihat kondisi dan potensi yang ada di wilayah RW 11 Badran. Selain Kampung Badran, Walikota Yogyakarta juga meresmikan Kampung Dagaran, Kelurahan Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, sebagai Kampung Ramah Anak dalam acara Puncak Peringatan HAN di Lapangan Sidokabul RW VII Sorosutan pada Sabtu (23/7).
Selain itu, Pemkot juga bekerjasama dengan Forum Anak Kota menyelenggarakan kegiatan anak- anak yang puncak acaranya berlangsung di Gembira Loka Zoo pada hari Minggu (24/7). Walikota selain meresmikan gunungan buku, beliau juga meresmikan pembentukan Forum Anak Kota untuk kecamatan.
Dalam sambutannya, beliau berpesan agar kota Yogyakarta bisa menjadi tempat tinggal yang nyaman untuk anak, bahkan diharapkan tidak hanya untuk anak, namun seluruh lapisan masyarakat juga merasa nyaman tinggal di Yogyakarta, dari wanita hamil hingga lansia. Selain itu, Bapak Herry juga berpesan kepada Gembira Loka, bahwa Gembira Loka juga harus menjadi tempat rekreasi yang ramah anak, karena Gembira Loka juga merupakan lembaga edukasi terutama edukasi tentang lingkungan hidup. (byu)

abi is agusbudi | Tanya Komputer