Detail Berita
ANAK JOGJA UNTUK INDONESIA
15-12-2010

Anak mempunyai sifat dasar yang khas yaitu jujur dan terus terang. Saya titip kepada bapak ibu semua agar sifat dasar ini terus dikembangkan hingga dewasa. Alangkah indahnya bangsa ini manakala generasi berikut menekankan sifat yang jujur dan mulia. Hal itu disampaikan Wakil Walikota Haryadi Suyuti pada peringatan Hari Anak Nasional tahun 2010.
Pada masa mendatang, anak-anak memegang peranan penting dalam kehidupan, untuk itu sangat penting bagi kita semua memperhatikan hak-hak dan perkembangan anak. Orang tua dan pemerintah memiliki tanggung jawab dalam mencukupi kebutuhannya agar tercipta anak-anak yang jujur, berakhlak mulia, serta secara jasmani sehat dan cerdas. Melalui program PAUD yang sudah dilaksanakan mulai tahun 2006, Pemkot Jogja mengharapkan mampu menjadi salah satu fasilitas bagi anak-anak dalam belajar dan berkreasi, papar Haryadi.
Peringatan dengan tema “Anak Jogja Untuk Indonesia, Jujur, Berakhlak Mulia, Sehat, Cerdas dan Berprestasi” ini diselenggarakan Senin (2/08) bertempat di halaman Balaikota Yogyakarta. Rangkaian acara ini juga dimeriahkan pentas seni anak-anak PAUD Se-Kota Yogyakarta dan dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota. Tampak hadir Direksi PT. Sari Husada Yenny Fatmawati, Pimpinan SKPD, pengurus PKK, camat dan lurah serta anak-anak PAUD se-Kota Yogyakarta.
Ketua Forum PAUD Kota Yogyakarta Tri Kirana Haryadi Suyuti mengatakan, di Kota Yogyakarta pada tahun 2006 terdapat sejumlah 222 PAUD, kemudian berkembang pada tahun 2007 menjadi 630, dan 614 pada 2010 ditambah 18 PAUD yang sudah berkembang menjadi kelompok bermain. Pada 2006 - 2007 pelaksanaan PAUD dilakukan sekali sebulan, dan pada 2010 sudah dilakukan 2 hingga 12 kali sebulan. Sebanyak 5 diantaranya berkembang menjadi PAUD inklusi yaitu : SPS Sidoro Laut 5 Ngampilan, Komimo Play School Wirobrajan, PAUD Tiara Siwi 16 Kraton, SPS RW 21 Gedongtengen, dan SPS Tunas Harapan Tegalrejo.
Pemkot terus berusaha memberikan suport kepada volunter pendidik PAUD untuk meningkatkan kualitas dan kapasitasnya. Saat ini terdapat sekitar 4800 pendidik PAUD yang tersebar di wilayah Kota Yogyakarta. Mereka akan terus diperjuangkan agar bisa meningkatkan kapasitas sebagai pendidik PAUD yang baik. Kedepan pola pendidikan PAUD ini juga akan disosialisasikan kepada seluruh orangtua yang mempunyai anak usia PAUD.
Seminggu sebelumnya ditempat yang sama juga diperingati Hari Anak Nasional Tahun 2010, Pemkot Yogyakarta mengundang 250 anak-anak usia 4-8 tahun perwakilan PAUD dari 14 kecamatan di kota Yogyakarta. Pada peringatan itu lebih pada menggali potensi dan kreativitas anak-anak dan Pemkot Yogyakarta memfasilitasi dengan berbagai kegiatan. Kegiatan yang dirancang adalah membebaskan anak-anak untuk berekspresi, berkreasi dan berkreatif yang murni dari oleh dan untuk anak. Yaitu diselenggarakan melukis di kain panjang, memasak, kreasi sains, membuat konstruksi dengan barang bekas, dan meronce. Anak-anak juga dimanjakan dengan tersedianya stand makanan sehat dan diberi kebebasan untuk memilihnya.(ism)

abi is agusbudi | Tanya Komputer