Detail Berita
Pemkot Beri Hibah Dana Penelitian Untuk Warga
19-10-2007

Pemerintah Kota Yogyakarta bekerjasama dengan Jaringan Penelitian (Jarlit) Kota Yogyakarta akan memberikan hibah dana untuk warga yang hendak melakukan penelitian dengan tema "Kota Pariwisata Berbasis Pendidikan dan Budaya dengan Keragaman Atraksi dan Daya Tarik Wisata" yang dijabarkan dalam 4 topik yakni :

  • Pariwisata dalam Pengembangan Ekonomi Masyarakat.
  • Konservasi Kesenian dan Budaya Lokal dalam Industri Pariwisata.
  • Model Paket Pengembangan Wisata Kuliner.
  • Wisata Buku sebagai Paket Wisata Pendidikan Terintegrasi. 

Ketua Jarlit Kota Jogja, Drs. Hajar Pamadhi, MA menjelaskan bahwa hibah dana penelitian disediakan untuk 5 judul penelitian @ ± Rp. 5.000.000,- tergantung dari setting dan analisa lokasi penelitian. Usulan penelitian diajukan secara perorangan maupun kelompok yang beranggotakan maksimal 3 orang (termasuk ketua). Seorang peneliti hanya dapat mengusulkan satu proposal dilegalisasi pimpinan unit kerja masing-masing. Selain itu, usulan penelitian ditulis tidak lebih dari 10 halaman termasuk sampul yang memuat tentang judul penelitian, abstraksi penelitian, analisa setting, prosedur penelitian, jadwal pelaksanaan, personalia penelitian dan perkiraan biaya penelitian dengan warna sampul biru dibuat rangkat dua dalam satu amplop ditulis HIBAH PENELITIAN PENDIDIKAN 2007 pada sudut kiri atas.

Lebih lanjut Hajar Pamadhi mengatakan bahwa usulan tersebut paling lambat sudah diterima tanggal 20 Agustus 2007 di Sekretariat Jaringan Penelitian Kota Yogyakarta dengan alamat Bappeda Kota Yogyakarta di Jl. Kenari no. 56 Yogyakarta, telp. (0274) 515207 untuk diseleksi dan hasilnya akan diumumkan paling lambat tanggal 30 Agustus 2007, sehingga penelitian dapat dilaksanakan antara tanggal 1 September hingga 30 November 2007.

Kepala Sub. Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kota Yogyakarta, Sugito Raharjo mengatakan nantinya hasil penelitian akan digunakan sebagai rekomendasi kebijakan Pemerintah Kota untuk mengembangkan sektor pariwisata. Hal tersebut sejalan dengan komitmen Pemkot menjadikan pariwisata sebagai salah satu lokomotif penggerak perekonomian rakyat dan peningkatan pendapatan daerah. Hajar Pamadhi menambahkan, khusus untuk topik Wisata Buku sebagai Paket Wisata Pendidikan Terintegrasi dinilai sangat potensial untuk dikembangkan. Hal ini sejalan dengan rencana Pemkot mengembangkan keberadaan perpustakaan komunitas yang tidak hanya menyajikan keberagaman koleksi buku, namun juga menggerakkan aktivitas dan suasana yang berbeda.

abi is agusbudi | Tanya Komputer