Detail Berita
FRIENDS OF MUSEUM MENDEKATKAN SISWA MENGENAL MUSEUM
15-12-2010

Seiring dengan pencanangan Tahun Kunjung Museum 2010, Pemkot Yogyakarta mencanangkan program Jelajah Museum bertajuk Sahabat Museum atau Friends of Museum. Launching dilakukan Walikota Herry Zudianto bertempat di Museum Perjuangan dan Sandi Yogyakarta, Sabtu (19/3). Sahabat Museum diikuti sekitar 300 siswa SMP/SMA bersepeda mengambil start di Museum Perjuangan dan finish di Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama. Rombongan sepeda dibagi dalam 6 (enam) kelompok dan mengunjungi semua museum yang ada di Kota Yogyakarta.
Pak Herry mengungkapkan kita dapat mengerti dan memahami sejarah perjalanan negara kita hingga menjadi suatu negara maju, tentunya dapat dilakukan dengan mengunjungi museum. Memahami makna isi museum sangat penting sebagai pijakan untuk masa depan. Jangan sampai perjalanan menjadi tidak terarah karena tidak mengetahui arah perjalanan masa lalu. Oleh karena itu kedepan bagaimana museum ini menjadi semakin menarik untuk dikunjungi.
"Lakukanlah kegiatan lebih sering mengambil tempat di komplek museum. Hal ini akan mengangkat museum sekaligus mendapat pemahaman akan makna isinya. Seperti pepatah ‘witing tresno jalaran soko kulino’. Siapa saja  yang mengadakan kegiatan di komplek museum akan disupport pemkot”, janji Pak Wali kepada siswa. Sebagai tanda launching jelajah museum dilakukan pemukulan kentongan oleh Pak Herry dan pemasangan pin kepada perwakilan siswa.  
    Kepala Dinas Pariwisata, Yulia Rustriningsih dalam laporannya mengatakan, bahwa jelajah museum diharapkan menjadi jembatan bagi sosialisasi dan internalisasi museum sebagai media transformasi nilai-nilai dan ilmu pengetahuan. Di samping itu juga akan menambah gairah pengembangan museum yang pada akhirnya Kota Yogyakarta menjadi kota dengan predikat City of Museum.
Dijelaskan, jumlah museum di Indonesia ada sebanyak 275 buah, 37 buah diantaranya berada di Propinsi DIY dimana 18 buah museum berada di wilayah administrasi Kota Yogyakarta. “Berbagai jenis museum yang ada di Kota Yogyakarta seperti Museum Sejarah, Museum Seni Budaya, Museum Perjuangan, Museum Ketokohan dan Museum Ilmu Pengetahuan. Ini merupakan potensi besar bagi pariwisata”, tambah Yulia.
Sampai di  tempat finish, peserta mendapat pembekalan tentang Museum Di Hatiku oleh Ketua Barahmus DIY, KRT Thomas Haryonagoro. Di samping itu peserta juga berdiskusi ringan masalah permuseuman khususnya apresiasi selama mengikuti kegiatan jelajah ini. Kemudian peserta membuat tulisan opini tentang museum yang dinilai. Tulisan terbaik akan diterbitkan di surat kabar yang ada di Kota Yogyakarta. Pada kesempatan itu, untuk pengembangan museum yang ada di kota Jogja dilakukan penandatanganan kesepahaman bersama antara Pemerintah Kota Yogyakarta dengan Barahmus DIY.(byu)

abi is agusbudi | Tanya Komputer