Detail Berita
PASEBANINGRAT HADIR MELENGKAPI MAKNA SEGO SEGAWE
15-12-2010

Selama ini masyarakat Yogyakarta cukup mengenal “SEGO SEGAWE”. Sebuah akronim Sepeda Kanggo Sekolah Lan Nyambut Gawe (sepeda untuk bersekolah dan untuk bekerja). Sesungguhnya Sego Segawe memiliki makna mendalam sebagai sebuah spirit mengajak masyarakat luas khususnya masyarakat Kota Yogyakarta untuk beralih menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi jarak pendek, baik digunakan ke sekolah, bekerja ataupun kegiatan lainnya. Sego Segawe juga bermakna jangka panjang yang dapat berimplikasi pada penurunan penggunaan kendaraan bermotor, mengurangi polusi, efisiensi energi, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan lingkungan, hingga Yogyakarta menjadi kota yang lebih humanis.
Sego Segawe yang dicanangkan hampir dua tahun lalu bukanlah nama sebuah klub sepeda. Sego Segawe adalah sebuah komunitas dimana masyarakat yang bergabung di dalamnya mempunyai kesadaran bahwa sepeda mampu memberikan alternatif sebagai alat transportasi lebih murah dan menyehatkan.  Siapapun boleh bergabung dengan Sego Segawe, karena Sego Segawe bukan diklaim milik Pemerintah Kota Yogyakarta semata, namun Sego Segawe adalah milik seluruh masyarakat Yogyakarta.
Berkaitan dengan itu, Jumat (18/06) yang lalu, saya melaunching klub sepeda karyawan Pemerintah Kota Yogyakarta yaitu PASEBANINGRAT (Paguyuban Sepeda Balaikota Ngayogyakarta Hadiningrat) menjadi nama paguyuban atau klub untuk mewadahi kegiatan olahraga bersepeda bagi karyawan pemkot. Dalam acara tersebut dilanjut dengan gowes bareng keliling kota yang diikuti oleh seribu PNS Pemkot, yang ternyata ada juga partisipasi dari anggota komunitas sego segawe seperti Jogja Folding Bike dan komunitas lainnya.
Kota yang berwawasan lingkungan menjadi bagian dari Visi Rencana Pembangunan Jangka Panjang di Yogyakarta. Para pengambil kebijakan, birokrat dan seluruh PNS Pemkot Yogyakarta harus bisa menjadi panutan dalam proses pembangunan. Sesuai visi tersebut kita harus bisa menjadi motivator bagi masyarakat dalam gerakan bersepeda sebagai moda transportasi jarak dekat. Bersepeda bukan karena takut ajakan Walikota, tapi bersepeda karena melaksanakan program pembangunan sesuai tugas kita sebagai abdi dan pelayan masyarakat.  
Selain akan membuat tubuh kita menjadi lebih sehat dan bugar, dengan bersepeda juga merupakan bagian dari amalan hamba Allah yang harus menjaga kelestarian lingkungan. Kita akan berperan langsung dalam mengurangi dampak pemanasan global, polusi udara dan hemat penggunaan energi.(ism)

abi is agusbudi | Tanya Komputer