Detail Berita
Hibahkan 2,250 Milyar, Pemkot Berdayakan Ekonomi Kewilayahan
15-12-2010

Pemkot Yogyakarta menghibahkan dana sebesar 2,250 Milyar kepada masyarakat Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan ekonomi berbasis kewilayahan. Dana tersebut akan diberikan kepada 225 kelompok pengusaha mikro kecil di 45 kelurahan. Sehingga masing-masing kelompok akan menerima hibah sebesar 10 juta rupiah, demikian dikatakan Kepala Dinas Perindagkoptan, Heru Pria Warjaka di ruang kerjanya belum lama ini.
Dijelaskan, kelompok usaha mikro kecil diberikan penguatan permodalan usaha untuk dapat digunakan sebagai pinjaman bergulir dalam internal kelompok. “Mekanismenya setiap anggota kelompok memiliki kewajiban mengembalikan dana kepada kelompok. Namun kelompok tidak harus mengembalikan dana tersebut kepada pemerintah. Karena kelompok diberi kewenangan mengelola dana tersebut demi perkembangan kelompok dan anggotanya sesuai kesepakatan masing-masing kelompok,” jelas Heru.
Untuk memperoleh dana hibah ini, setiap kelompok dapat mengajukan proposal pada 14 Juni – 30 Juli 2010. Proposal yang masuk akan diseleksi secara administrasi, dan yang lolos akan diverifikasi lapangan bulan Agustus mendatang. Selanjutnya pengumuman penerima dana PEW dan pencairannya akan dilakukan bulan September dan Oktober.
Persyaratan pengusaha mikro dan kecil calon penerima manfaat program PEW sebagai berikut :
Memiliki Kartu Keluarga dan KTP Kota Yogyakarta serta lokasi usaha di Kota Yogyakarta;
 Tergabung dalam kelompok usaha mikro dan kecil di kelurahan;
Tidak menjadi anggota kelompok lain yang telah menerima bantuan PEW;
Bersedia bertanggung jawab atas penggunaan dan pengembalian pinjaman dana bergulir dengan sistem tanggung renteng.
Persyaratan kelompok usaha mikro dan kecil calon penerima manfaat program PEW sebagai berikut :
Memiliki jumlah anggota yang aktif berusaha produktif minimal 10 orang;
Memiliki pengurus yang dipilih dan diangkat oleh anggota minimal terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara;
Pengurus kelompok bertanggung jawab atas penggunaan bantuan dan keberlanjutan modal bergulir;
Dalam kelompok terdapat anggota pemegang Kartu Menuju Sejahtera (KMS) minimal 10 % sampai dengan maksimal 30 % dari jumlah anggota;
Tidak termasuk dalam kelompok penerima bantuan modal bergulir Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Kewilayahan dalam bentuk bantuan sosial PEW 2008 dan PEW 2009;
Untuk kelompok yang telah menerima dana PEW 2006 dan PEW 2007 harus sudah  menyelesaikan kewajibannya;
Tidak termasuk/sedang menerima bantuan sejenis/bantuan sosial dari instansi dan Lembaga lainnya.
Dalam satu kelurahan maksimal terdapat 5 kelompok penerima.
Keterangan lebih lengkap dapat mengaksesnya di kelurahan dan kecamatan setempat atau Bidang Perindustrian Lantai 3 Dinas Perindagkoptan Kota Yogyakarta, Jl. Kenari 56 Kompleks Balaikota Timoho, tlp. (0274) 515865 ext 302.(ism)

abi is agusbudi | Tanya Komputer