Detail Berita
Peringati Hari Bumi 2010 : ARGA KAMPUNG SINDUREJAN BERSIHKAN SELOKAN
11-08-2010

Memperingati Hari Bumi 2010, Komunitas Merapi bersama Karang Taruna Misoyo Mino Sindurejan melakukan kerja bakti. Kegiatan yang dilaksanakan Minggu, 16 Mei lalu adalah membersihkan selokan Tanjung Winongo. Acara bersih-bersih berlangsung pukul 08.00 – 13.00. Selokan berada di kampung Sindurejan, Kelurahan Wirobrajan Kecamatan Wirobrajan. Lokasinya di barat Sungai Winongo. “Acara ini untuk mengajak masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan,” kata Apriyanto, Korlap dari Komunitas Merapi.
Kerja bakti yang diikuti 60 orang ini difokuskan mengangkat sampah yang memenuhi selokan. Sekadar diketahui, air yang mengalir di selokan ini bersumber dari Sungai Winongo. Air masuk dikendalikan dari gejlik Tanjung. Saat dibangun sekitar tahun 1980-an, tinggi selokan yang dihitung dari dasar tanah hingga permukaan air mencapai tiga meter. Lebar satu setengah meter. Namun hingga sekarang, kedalaman selokan di sisi utara menjadi setengah meter. Sedangkan kedalaman di sisi selatan sekitar satu setengah meter. “Selokan ini telah dipadati lumpur dan sampah,” terang Gito, penggerak di kampung Sindurejan. Sampah yang diangkut pada kegiatan kerja bakti ini kebanyakan berupa batang pohon bambu, plastik, kain, karet hingga ban bekas. Sampah dikumpulkan di tempat yang telah disiapkan di pinggir sungai.
Kawasan Selokan Tanjung pernah didatangi Gubernur DIY Sultan HB X. Sultan hadir pada acara dialog bersama warga pinggiran sungai Winongo yang diselenggarakan Oktober 2009. Pasca pertemuan, di kawasan ini dibangun sarana pemeliharaan ikan lele. Pengelola adalah warga yang mendapatkan bantuan dari Gubernur Sultan HB X melalui pintu Forum Komunikasi Winongo Asri (FKWA). Sementara ada juga warga Sindurejan yang memelihara ikan lele dan nila dengan memanfaatkan kolam yang airnya diambil dari Selokan Tanjung. “Ini kegiatan pemberdayaan ekonomi,” kata Gito yang sehari-harinya bekerja sebagai satpam di UMY.(az)

abi is agusbudi | Tanya Komputer