Detail Berita
KOTA YOGYAKARTA PERTAMA DI PULAU JAWA : MEMBAYAR PBB DENGAN CARA ON LINE
11-08-2010

 pbb online
 
Kepala Kanwil Ditjen Pajak Yogyakarta Jangkung Sujarwadi mengatakan Kota Yogyakarta merupakan kota pertama di pulau Jawa yang melakukan sistem pembayaran PBB melalui Payment Online System. Dengan membayar PBB secara online para wajib pajak bisa mengecek dan mengontrol ketetapan pajak PBB dari kecamatan atau kelurahannya saja. Demikian Kepala Kanwil Ditjen Pajak Yogyakarta Jangkung Sujarwadi dalam Pekan Panutan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Peluncuran Payment Online System PBB, Kamis, (20/05) di Pendopo Balaikota.
 Dikatakan, dengan Payment Online System PBB wajib pajak dapat langsung mengontrol ketetapan pajaknya. Mulai dari ukuran luas tanahnya, bangunannya,  kemudian pemiliknya apakah betul atau tidak. Ada yang sudah meninggal tapi tidak berubah-ubah. Ini bisa langsung dilakukan pembetulan. Termasuk klasifikasi NJOP-nya,” ujar Jangkung Sujarwadi. Manfaat lain dari sistem online ini pemerintah mendapatkan angka yang real time.
Sementara Walikota Yogyakarta Herry Zudianto tidak menginginkan adanya himbauan yang bersifat ancaman dalam membayar pajak. Hal ini terkait adanya spanduk ajakan membayar pajak dan sekaligus memberikan ancaman wajib pajak apabila terlambat atau tidak membayar pajak. Menurut Walikota  ajakan seperti ini ke depan akan dihapus. Membayar pajak adalah sebuah kewajiban bagi setiap warga negara yang harus dilakukan secara sukarela, penuh kesadaran dan tanpa paksaan.
Lebih lanjut Herry menjelaskan, pekan panutan PBB diharapkan bukan sekedar seremoni dan simbolisasi, tetapi memiliki makna yang tertuang dalam komitmen bersama. Di satu sisi pemerintah akan terus memberikan pelayanan lebih baik lagi terutama kemudahan dan kepastian kepada masyarakat menunaikan kewajibannya. Termasuk peningkatan kualitas pelayanan pembayaran yang dilakukan dengan system on line bekerja sama dengan perbankan,” imbuhnya.
Walikota menambahkan, pemkot telah berkomitmen untuk terus menjadi pemerintah yang baik, bersih, akuntabel, transparan, selalu mendahulukan masyarakat, memudahkan pelayanan, dan selalu mengutamakan pencapaian atau kinerja. Dengan demikian pemkot akan menjadi pemerintahan yang dipercaya dan nantinya akan di dukung masyarakat dalam bentuk partisipasi yang secara sukarela dan totalitas termasuk pembayaran pajak.
Kepala Dinas Pendapatan Daerah dan Pengelolaan Keuangan Kota Yogyakata, Titik Sulastri mengatakan pekan panutan PBB ini bermaksud memberikan panutan atau keteladanan dalam kesadaran membayar pajak dari aparat pemerintah, tokoh masyarakat dan pengusaha serta menumbuh kembangkan kesadaran para wajib pajak dalam pembayaran PBB.
Dikatakan sebanyak 647 wajib pajak (WP)  yang membayar di Balaikota adalah peserta WP PBB yang mempunyai objek PBB di Kota Yogyakarta dengan ketetapan  Rp. 3.734.002.595. Pembayaran pajak di Balaikota ini telah dilakukan dengan system online yang baru saja diluncurkan. “Dengan pembayaran PBB melalui Payment Online System, pelayanan kepada masyarakat akan lebih cepat dan dapat meningkatkan fungsi kontrol sehingga dapat mengurangi tingkat kesalahan terhadap wajib pajak,” ujar Titik Sulastri.
Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan berita acara penunjukkan tempat pembayaran PBB online di Kota Yogyakarta dengan empat bank yang ditunjuk yakni BRI, BNI, BPD DIY dan Bank Mandiri.(@mix)

abi is agusbudi | Tanya Komputer