Detail Berita
3,699 MILYAR DIKUCURKAN UNTUK LPMK
11-08-2010

Pemkot Yogyakarta pada tahun anggaran 2010 mengucurkan dana sebesar Rp.3.699.000.000,- (tiga milyar enam ratus sembilan puluh sembilan suta rupiah) untuk stimulan pemberdayaan masyarakat kelurahan. Dana sebesar itu dialokasikan bagi 45 LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan) tersebar di seluruh Kota Yogyakarta. Masing-masing LPMK akan menerima dana berkisar antara 59,5 juta rupiah hingga 127,5 juta rupiah bergantung dari kegiatan yang akan dilaksanakan.
Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat Dan Perempuan, Sri Adiyanti, mengatakan, yang dapat dibiayai dana stimulan ini meliputi komponen kegiatan fisik dan non fisik. Sasaran kegiatan fisik seperti pembangunan balai RT/RW, gardu ronda, penanganan sampah lingkungan, saluran air limbah, sarpras PAUD dan pemasangan rambu jalan penunjuk jalur sepeda di wilayah kelurahan. Sementara untuk non fisik diprioritaskan pada kegiatan yang berdampak langsung peningkatan ketrampilan pengolahan sampah, pengembangan teknologi, peningkatan kemampuan masyarakat bidang ekonomi sosial budaya serta pelatihan tanggap bencana.
Lebih lanjut menurut mbak Entik sapaan akrabnya, Pemkot Yogyakarta memposisikan masyarakat setempat sebagai pelaku utama pembangunan mulai dari proses perencanaan hingga pengambilan keputusan. LPMK sebagai bagian dari lembaga sosial kemasyarakatan diharapkan mampu mengatasi persoalan pembangunan sesuai kondisi dan potensi serta kearifan lokal di wilayahnya. Namun begitu, pelaksanaan dana ini tetap diprioritaskan pada pemberdayaan masyarakat mendukung tematik pembangunan 2010 : Kota Yogyakarta sebagai kota sehat dan nyaman huni dengan pengelolaan fasilitas pelayanan publik yang memadai.
“Ini merupakan dana stimulant, sehingga dalam pelaksanaannya harus didampingi swadaya dari masyarakat setidaknya sebesar 20 %,” jelas mbak Entik. Pencairan dana akan dilakukan dalam dua tahap, tahap pertama sebesar 75 % setelah proposal yang diajukan LPMK disetujui tim verifikasi. Selanjutnya 25 % lainnya setelah penggunaan dana tahap pertama mencapai 90 %. Sesuai tatakala kegiatan, diharapkan pada pertengahan Mei dana tahap pertama dapat dicairkan dan tahap kedua pada pertengahan Juli.(ism)

abi is agusbudi | Tanya Komputer