Detail Berita
26.525 Gakin Terima Kartu Menuju Sejahtera
19-10-2007

Sebanyak 26.525 keluarga miskin (gakin) Kota Yogyakarta akan menerima Kartu Menuju Sejahtera (KMS).  Secara keseluruhan ada 65.456 jiwa atau 13.91 persen dari jumlah penduduk yang tersebar di 14 Kecamatan dan direncanakan KMS sudah terdistribusi kepada gakin pada bulan Juli.

Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Kota Yogyakarta, Sunu Saptomo, SH mengatakan, KMS berfungsi sebagai identitas layanan bagi program jaminan pendidikan dan kesehatan. KMS bisa digunakan untuk penyaluran beasiswa bagi siswa tidak mampu dan layanan jaminan kesehatan (askeskin), serta berfungsi memudahkan pembagian beras (raskin). Sesuai kebijakan Pemerintah Kota Yogyakarta,  KMS diperuntukkan bagi gakin ber-KTP Kota Yogyakarta sesuai dengan daftar gakin hasil verifikasi dan updating data gakin tahun 2007. 

Proses verifikasi data gakin di lapangan untuk mengetahui keluarga masuk dalam suatu kategori, diantaranya : kategori fakir miskin (keluarga menuju sejahtera 1), miskin (keluarga menuju sejahtera 2), hampir miskin (keluarga sejahtera 3) dan tidak miskin (keluarga sejahtera). Penentuan gakin ini menggunakan 7 (tujuh) aspek seperti pendapatan dan asset, pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan dan sosial. Verifikasi dilakukan selama dua minggu (tanggal 25 Mei s/d 9 Juni) dalam beberapa tahap. Diantaranya dengan uji publik yang menempatkan data by name, by addres di tempat pengumuman, masyarakat diminta mencermati dan menilai kelengkapan data gakin.

Uji publik dengan tingkat kesalahan 4.5 % dimungkinkan terdapat keluarga miskin yang masih tidak terdata dan otomatis belum memegang KMS. Untuk itu akan dilaksanakan pemberian KMS susulan pada saat dilaksanakan verifikasi tahun 2008. Namun demikian bukan berarti gakin yang tidak atau belum terdaftar tidak bisa mengakses layanan yang diperuntukkan bagi keluarga dan penduduk miskin. Untuk akses layanan bagi keluarga miskin dan penduduk miskin  yang belum terdata akan dilakukan verifikasi oleh petugas yang ditunjuk.

Sedangkan kemungkinan terdapat data yang tidak tepat sasaran, maka kelurahan setempat diberi kewenangan menunda penyerahan KMS dan meminta verifikasi ulang kepada Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Dinas Kesejahteraan Sosial Kota Yogyakarta. KMS tersebut akan ditarik dan daftar nama keluarga miskin yang bersangkutan akan dinonaktifkan serta akan dicoret pada saat verifikasi tahun 2008.

abi is agusbudi | Tanya Komputer