Detail Berita
350 MOTIF BATIK JOGJA TELAH DIPATENKAN
28-06-2010

Selayaknya sebagai warga Jogja untuk lebih memahami batik. Disamping batik merupakan salah satu produk unggulan kerajinan Jogja, juga bagian dari daya tarik wisata. Batik sebagai warisan budaya nusantara perlu diupayakan agar benar-benar menjadi milik Indonesia. Batik terus dikembangkan sesuai permintaan pasar serta memahami akan makna yang demikian luas tentang batik. Maka tak ada kata selesai mempelajari batik sehingga menjadi bagian kehidupan kita orang Indonesia. Demikian dikatakan Ketua Dekranas Kota Yogyakarta, Dyah Suminar, dalam pelatihan batik bagi 30 warga, berlangsung di Griya UMKM jalan Tamansiswa belum lama ini, Selasa (23/02).
Ibu Dyah mengatakan, sejak UNESCO menetapkan batik sebagai warisan dunia, maka batik semakin dikenal luas di kalangan internasional. “Sangat mendesak untuk memberikan edukasi tentang batik bagi masyarakat Yogyakarta, apalagi saat ini ada 350 motif batik Jogja yang telah dipatenkan,” tandasnya.
Menurut Dyah, bersamaan dengan pengakuan UNESCO, pemerintah juga melakukan berbagai himbauan mencintai produk Indonesia, termasuk batik sebagai pakaian formal pengganti semi jas yang biasa dipakai dalam acara resmi. Karenanya batik semakin digemari, batik digunakan oleh siapa saja, batik semakin dikembangkan dengan berbagai inovasi. “Salah satu tujuan pelatihan adalah adanya regenerasi. Regenerasi bukan harus melakukan pengerjaan batik tapi agar lebih paham proses produk batik. Dengan begitu orang dapat mengembangkan berbagai produk yang berakar dari batik,” tuturnya.(ism)

abi is agusbudi | Tanya Komputer