Detail Berita
185 JUTA UNTUK KRANISASI SMP SWASTA
04-02-2010

Masih adanya kasus demam berdarah dan penyebarannya serta angka bebas jentik sebagai indikasi perkembang-biakan nyamuk, terutama di lingkungan (sekolah) dan perilaku masyarakat. Maka Pemkot Yogyakarta mengucurkan dana untuk kranisasi sekolah sebesar 185 juta rupiah. Dana tersebut berasal dari APBD 2009 diberikan kepada 37 Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta se-Kota Yogyakarta, masing-masing menerima 5 juta rupiah. Kegiatan ini merupakan lanjutan program kranisasi pada tahun 2008. Dari sebanyak 582 sekolah, ditargetkan pada 2011 nanti 95 % sekolah sudah melakukan kranisasi. 
Kranisasi dapat mengurangi potensi genangan air sehingga diharapkan mampu memperbesar prosentase Angka Bebas Jentik (AJB). Sehingga target pemkot tahun 2011 sebanyak 95 % terhadap 528 sekolah dapat tercapai. Kegiatan kranisasi dapat dilakukan bersama-sama warga sekolah, dan juga akan mendorong terwujudnya derajat kesehatan masyarakat melalui sekolah. Demikian dikatakan Wawali Haryadi Suyuti ketika menyerahkan bantuan kranisasi bertempat di Ruang Utama Bawah Balaikota (21/10).
“Sudah menjadi kewajiban sekolah untuk memberikan rasa aman kepada peserta didiknya, serta merubah perilaku peserta didik menjadi pola hidup yang sehat guna membantu program pemerintah untuk mencegah demam berdarah. Salah satu caranya adalah dengan program kranisasi dimana pihak sekolah harus menyediakan tandon dengan failitas instalasinya. Mudah-mudahan bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.(ism)

abi is agusbudi | Tanya Komputer