Detail Berita
PEMKOT JOGJA BERI LAYANAN ALAT KONTRASEPSI GRATIS
01-02-2010

Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Kantor Keluarga Berencana dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional dan HUT ke-64 Republik Indonesia serta dalam rangka Hari Kesatuan Gerak PKK - Keluarga Berencana dan Kesehatan tahun 2009 yang pencanangannya direncanakan tanggal 10 Oktober 2009, sampai dengan bulan Desember mendatang, akan melaksanakan pelayanan alat kontrasepsi gratis di beberapa rumah sakit swasta dan rumah bersalin. Hal ini sebagai komitmen meningkatkan partisipasi masyarakat ikut keluarga berencana, agar masalah kependudukan dari sisi pengaturan kelahiran di Kota Jogja dapat terkendali. Demikian dikatakan Kepala Kantor Keluarga Berencana Kota Jogja, Dra Ch Lucy Irawati, di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut dikatakan, pelayanan alat kontrasepsi gratis ini atas kerjasama dengan Rumah Sakit Kesehatan Ibu dan Anak (RSKIA) Bhakti Ibu, RS Ludiro Husodo, Rumah Bersalin Puri Adsty, RS Bethesda Lempuyangan, Klinik KB Realino, Kodim 0734 Yogyakarta, Kec Umbulharjo, Danurejan, Kotagede dan Tegalrejo. 
“Pelayanan alat kontrasepsi KB gratis disetiap momen-momen tertentu bekerjasama dengan berbagai pihak semacam ini dimaksudkan agar partisipasi masyarakat dalam keluarga berencana meningkat”, tuturnya. 
Lucy mengakui bahwa animo masyarakat untuk menjadi peserta KB pria masih sangat kurang. Untuk itu pihaknya memberi layanan kontrasepsi mantap bagi pria yaitu MOP (Medical Operasi Pria atau Vasektomi) pada tahun ini digalakkan. Tujuannya agar masyarakat lebih familiar dan partisipasi kaum pria ikut KB meningkat,” katanya. 
Kantor Keluarga Berencana Kota Yogyakarta juga telah melakukan, sosialisasi program KB di 14 kecamatan, temu kader KB, siaran interaktif di radio swasta, mengadakan pameran dan pembentukan kelompok-kelompok KB. Hal ini dimaksukan membangkitkan kembali semangat pelaksanaan program keluarga berencana. Adapun tingkat partisipasi masyarakat untuk menjadi peserta KB aktif di kota Yogyakarta sampai dengan akhir Agustus 2009 sebanyak 35.189 atau 71, 94 % dengan rincian sebagai berikut : kondom : 5.593 (11,43 %), Suntik : 11.618 (23,75 %), Pil : 3.786 (7,74 %), IUD : 10.873 ( 22, 23 %), Implan : 892 (1, 82 %), MOP: 181 (0, 37 %) dan MOW : 2.246 (4,60 %). Hasil ini sudah mencapai 98,55 % dari target tingkat partisipasi KB tahun 2009 sebesar 73 % dari Pasangan Usia Subur 48.914 orang.(and)

abi is agusbudi | Tanya Komputer