Detail Berita
SISWA SD MARSUDIRINI KUNJUNGI TPA PIYUNGAN I
17-11-2009

Dalam rangka mengenalkan pendidikan lingkungan pada anak usia dini, SD Marsudirini mengajak siswanya meliat lebih dekat ke tempat penampungan akhir (TPA) Piyungan. Tak kurang dari 40 siswa SD Marsudirini, dengan bimbingan petugas dari Badan Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, mengamati pengolahan gunungan tumpukan sampah. ”Harapanya, anak-anak dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar sejak dini, terutama mengenai sampah”, kata Hyanwisnhu Jati YP, SH staf Badan Lingkungan Hidup.
Lebih dijelaskan, kegiatan ini menunjukkan kepada anak-anak bahwa sampah-sampah yang ada di sekitar kita akan menjadi sangat banyak jika dikumpulkan pada suatu tempat pembuangan dan menyebabkan bau sangat busuk yang dapat mencemari dan mengotori lingkungan. 
Di TPA Piyungan anak-anak dapat melihat para pengumpul sampah/pemulung yang sedang bekerja mengorek tumpukan sampah. Sehingga anak-anak bisa mendapat pengalaman bahwa sampah yang sudah dikumpulkan dan dipilah sesuai dengan jenisnya, maka kondisi sampah di TPA akan tertata. ”Disini anak-anak diajarkan untuk menaruh dan memilah sampah sesuai jenisnya yaitu organik, kertas dan plastik/kaca”, tutur Wisnhu. Karena usia teknis masanya, TPA Piyungan akan ditutup pada tahun 2012. dengan demikian diharapkan anak-anak bisa melakukan pemilahan dan mengurangi sampah di kehidupan mereka sehari-hari sejak usia dini. 
Dalam kegiatan ini, ikut juga Mr. Ishio Takumi (30), Junior Expert dari JICA (Japan International Cooperation Agency) yang sedang tugas belajar di BLH Kota Yogyakarta selama 2 tahun untuk bertukar pikiran dalam manajemen pengelolaan sampah. Menurutnya, di Jepang kegiatan ini sangat efektif, dan menjadi kegiatan rutin di sekolah-sekolah. Ini merupakan kegiatan yang kedua, pada kegiatan sebelumnya diikuti oleh sekitar 80 siswa dari TK Islam Tunas Melati, Timoho, Yogyakarta.(ss)

abi is agusbudi | Tanya Komputer