Detail Berita
MENGENAL PMI
10-11-2009

Bukan Palang Merah Indonesia lho.. Kebanyakan dari kita memang beranggapan singkatan PMI identik dengan organisasi di bidang kesehatan itu. Tapi yang satu ini beda, bro.. PMI di dunia anak dikenal dengan Pemimpin Muda Indonesia.
 Apakah itu..?? Yah,, kalau bahasa resminya sih, sebuah apresiasi yang diberikan kepada tiga anak Indonesia (berumur di bawah 18 tahun) yang telah berjasa memasyarakatkan hak hak anak. Penghargaan ini diselenggarakan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia bekerjasama dengan UNICEF.
 Apa itu hak anak? Dan bagaimana cara memasyarakatkannya? Sebelum membahas itu, baiknya kita berangkat dari akarnya. Undang undang perlindungan anak No 23 Tahun 2002 memuat tentang segala sesuatu yang menyangkut perlindungan anak, termasuk hak hak dan kewajiban anak. Hak dasar anak, yaitu, hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan dan partisipasi yang dilindungi secara hokum wajib untuk diperjuangkan sama rata. 
Tapi sayang, kesadaran baik dari anak, orang tua, masyarakat maupun pemerintah masih rendah. Bahkan ada yang belum mengetahui keberadaan hak anak tersebut. Nah, makanya harus dimasyarakatkan. Salah satu upaya dari pemerintah untuk mendukung pemasyarakatan ini adalah dengan memberikan apresiasi atau penghargaan bagi kita yang aktif memasyarakatkan hak anak.
Nah, bagaimana caranya..? banyak cara bisa kita lakukan. Sekedar aktif di forum forum anak atau remaja sekitar rumah pun kita sudah dunyatakan memasyarakatkan hak hak anak. Seperti karang taruna, remaja masjid, syukur syukur bias aktif di forum anak tingkat daerah atau provinsi. Jadi pengalaman kita lebih banyak. 
Atau, seperti kawan kita yang satu ini. Aan Fajar Lestari yang mendirikan sanggar belajar dan bermain anak di rumahnya. Aan juga aktif di berbagai forum anak. Baik tingkat kota ataupun provinsi. Walhasil Aan berasil menyabot penghargaan Pemimpin Muda Indonesia tahun ini.
Siswi kelas tiga SMA Negeri 5 Yogyakarta ini menerima penghargaan pada saat puncak acara hari anak nasional pada 23 Juli 2009 di Hall Rama Shinta taman impian jaya ancol dengan diserahkan oleh Menteri Pamberdayaan Perempuan Mutia Hatta. Kedua peraih penghargaan lain adalah I Gede Wahyi Adi Raditya dari Provinsi Bali dan Andi Ferdian dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Keduanya telah tamat SMA tahun ini. Ketiga peraih penghargaan ini bersaing dengan 170 anak dari 17 provinsi dalam seleksi tertulis. 
Semua dokumen dokumen dan data data tentang kegiatan social mereka selama minimal 2 tahun dikirimkan ke UNICEF dalam bentuk tabel. Dengan dilampiri dokumen berupa foto foto, video, ataupun fotocopy piagam. Namun yang paling penting adalah lampiran fotocopy akta kelahiran. Karena itu adalah bukti otentik tentang identitas mereka sebagai anak Indonesia. Juga, sebuah esay tentang anak.
Kemudian 10 nominator anak dari berbagai provinsi. Kesepuluh nominator tersebut mengikuti seleksi wawancara via telefon. Dengan digawangi lima penilai, mereka menceritakan kegiatan mereka, pandangan mereka tentang kondisi anak Indonesia dan harapan harapan mereka sebagai anak Indonesia. Dari seleksi wawancara tersebut, terpilihlah Aan, Andi dan Wahyu sebagai peraih penghargaan Pemimpin Muda Indonesia tahun 2009. 

abi is agusbudi | Tanya Komputer