Detail Berita
DEKRANAS KOTA GELAR “KREASI JOGJA UNTUK INDONESIA”
10-11-2009

Cukup meriah acara pembukaan pameran kerajinan produk UMKM yang digelar Dekranas Kota Jogja bertempat di Atrium Malioboro Mal Jogja belum lama ini (12/08). Sekitar 27 UMKM dari dalam maupun luar wilayah Jogja mengikuti ajang pamer ini. Meski situasi ekonomi dan daya beli masyarakat belum menguntungkan, pameran bertajuk “'Kreasi Jogja Untuk Indonesia” ini berlangsung selama enam hari.(12-18/08) Pameran kali ini merupakan momentum strategis yang patut disyukuri dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Berpegang pada komitmen memajukan usaha kerajinan, pameran ini banyak mengakomodir dan melibatkan perajin kecil di Kota Yogyakarta yang memiliki produk berkualitas, kontinuitas produksi dan keinginan kuat untuk maju. Demikian disampaikan ketua panitia Hj. Tri Kirana M ketika membuka pameran membacakan sambutan Ketua Dekranas Kota Jogja. 
Ditambahkan, Dekranas merupakan strategic partner bagi pemerintah dan juga sebagai jembatan bagi para perajin terutama UKM/UMKM dalam mengembangkan usahanya. Keberadaan Dekranas diharapkan dapat menjadi sebuah lembaga independen yang memiliki fleksibillitas dalam mengeliminir kesenjangan yang ada di dunia usaha kecil dan menengah.
Lebih jauh dikatakan, Dekranas memiliki peran sebagai fasilitator, katalisator, inisiator dan pembuka jaringan informasi dengan berbagai kalangan harus tetap mengembangkan profesionalisme dengan mengedepankan prinsip win-win solution dalam bekerjasama. Sehingga agar dapat memberikan fasilitasi kepada perajin UKM/UMKM lebih banyak lagi. Dan penyelenggaraan pameran ini merupakan salah satu bentuk fasilitasi Dekranas untuk memberikan wadah bagi para perajin baik binaan pemerintah dan swasta yang turut berpartisipasi dalam pameran, kata Tri Kirana
Ditemui seusai pembukaan, ketika mencoba mengoperasikan alat tenun, Tri Kirana menjelaskan diharapkan melalui ajang pameran ini dapat mempertahankan stamina penjualan kualitas produk dan kualitas pelayanan UMKM. Serta tidak terhenti pada retail saat pameran namun terciptanya kontak dagang antara seller dengan buyer yang berkelanjutan,” tandasnya. Dekranas mentargetkan nilai omzet yang sama dengan tahun lalu yakni sebesar 250 juta rupiah. 
Pameran kali ini dimeriahkan peragaan busana oleh model PAPMI yang menampilkan karya-karya dari Wisma Batik Margaria dan desainer Amin Hendrawijaya.

abi is agusbudi | Tanya Komputer