Detail Berita
21 KELURAHAN SEBAGAI LOKASI PADAT KARYA PRODUKTIF
08-06-2009

Dinsosnakertrans Kota Jogja telah menyeleksi dan menetapkan 21 kelurahan sebagai lokasi padat karya produktif 2009. Penetapan 21 titik padat karya dengan Keputusan Walikota Nomor : 187/KEP/2009 tentang Lokasi Dan Jenis Kegiatan Serta Alokasi Dana Padat Karya Produktif Program Perluasan Dan Pengembangan Kesempatan Kerja Dari Dana Tugas Perbantuan Di Kota Yogyakarta. Adapun parameter dilihat dari aspek ketenagakerjaan 40 %, aspek potensi usaha, peluang keberlanjutan 20 % dan aspek perencanaan 40 %”, demikian dikatakan Kabid Pengembangan Nakertrans, Sri Mulyatiningsih, di Balaikota belum lama ini. 
“Dari 39 kelompok masyarakat yang mengajukan proposal, kami menetapkan 21 kelompok yang kegiatannya menyerap tenaga kerja, menumbuhkan usaha ekonomi produktif dan dilaksanakan secara terus menerus “, tambahnya.
Lebih jauh dijelaskan, untuk tahap penyuluhan, sosialisasi hingga pelaksanaannya dimulai bulan Mei hingga Oktober 2009. Sedangkan besaran dana untuk tiap kelurahan adalah Rp. 174.503.00,-. Rinciannya Rp 125.600.000 untuk usaha padat karya, Rp 19.000.000 untuk bahan bangunan dan perlengkapan kerja dan Rp. 16.500.000 untuk bantuan sarana usaha. Sedangkan dana sebesar Rp 13.403.000 tiap kelompok untuk sosialisasi, administrasi dan pelatihan dikelola oleh Dinsosnakertrans. 
Padat karya ataupun usaha ekonomi produktif pengerjaannya selama 40 hari kerja oleh 80 orang. Setelah selesai akan dipilih lagi 10 orang untuk melanjutkan usaha ekonomi produktif tersebut. Sehingga jika padat karya selesai, kegiatan usaha ekonomi produktif dapat mengurangi pengangguran sebanyak 10 orang.(byu)

abi is agusbudi | Tanya Komputer