Detail Berita
OPERASI PEMBINAAN PELAJAR, 36 SISWA TERJARING
08-06-2009

Menjelang ujian semester Pemkot Yogyakarta melakukan operasi pembinaan pelajar. Tim operasi terdiri dari unsur Dinas Pendidikan, Dinas Ketertiban dan Poltabes Yogyakarta, sejak awal 2009 sampai April telah melakukan tujuh kali razia dengan menjaring 36 pelajar. ”Operasi ini kami lakukan agar siswa tidak keluyuran saat jam belajar dan lebih fokus serta intensif belajar”, kata Murjoko petugas Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta, disela-sela pelaksanaan operasi pelajar beberapa waktu yang lalu. 
Murjoko memaparkan, operasi pembinaan pelajar tahun 2009 direncanakan 34 kali apabila ada laporan dari warga pihaknya akan menindaklanjuti. Sampai bulan April telah melakukan operasi sebanyak tujuh kali dan sejumlah 36 pelajar berseragam terjaring baik siwa SD, SMP, SMA, maupun SMK yang berkeliaran pada jam pelajaran di tempat umum. Kebanyakan para siswa yang terjaring berada di warung internet dan game zone.
Kepala Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta, Drs. Wahyu Widayat, Msi, MM mengatakan, selain mengadakan operasi pembinaan pelajar, beberapa waktu lalu juga melakukan operasi penertiban warung internet. ”Ada dua tempat warnet yang kedapatan menyimpan gambar porno dan penyedia jasa layanan internet dengan ruang VIP. Artinya para pengguna jasa menempati ruangan tertutup, ini jelas menyalahi aturan, namun pihak penyedia jasa kooperatif dan mau membongkar sendiri,” katanya.
Wahyu menambahkan, pihaknya juga merazia tempat-tempat yang ditengarai sebagai penjaja sek komersial. Seperti di wilayah alun-alun selatan, alun-alun utara, Giwangan, Jalan Veteran, serta jalan Magelang. ”Saya berharap warga masyarakat dapat memberikan informasi kepada Dinas Ketertiban melalui telepon nomor (0274) 561415, apabila ada tempat yang ditengarai sebagai lokasi prostitusi,” harapnya.(and)

abi is agusbudi | Tanya Komputer