Detail Berita
PEMKOT KUCURKAN 3.699 MILYAR : UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN
08-06-2009

Peran serta masyarakat dalam pembangunan mempunyai nilai yang besar bagi Pemerintah Kota Yogyakarta. Melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) dikucurkan dana stimulan sebesar Rp. 3.699 milyar untuk pembangunan fisik dan non fisik. Prioritas penggunaan dana didasarkan hasil musyawarah tingkat kelurahan yang dimulai Mei hingga Desember 2009. 
Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan Kota Yogyakarta, Dra Sri Adiyanti mengungkapkan, pelaksanaan stimulan pemberdayaan masyarakat kelurahan diprioritaskan pada kegiatan yang mendukung tematik pemangunan tahun 2009, yaitu : pendidikan berkualitas dengan dukungan sumber daya manusia yang profesional. Menurutnya, dana ini dapat dimanfaatkan untuk pembangunan prasarana/sarana dasar dan penunjang lingkungan, serta kegiatan pencegahan penurunan kualitas lingkungan, termasuk rehabilitasi/rekonstruksi akibat gempa atau bencana alam. Disamping itu juga untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat baik perorangan / kelompok / lembaga di tingkat kelurahan serta perluasan kesempatan kerja. 
Lebih jauh pihaknya berharap ada swadaya dari masyarakat setempat sebagai pendamping dana hibah ini sebesar 20 %. Swadaya dapat berupa tenaga, bahan/alat, uang tunai dan lainnya. LPMK diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat perihal besaran dana yang diterima serta peruntukannya. 
Secara rinci kegiatan fisik sebagai sasaran yang dapat dibiayai dana ini adalah pembangunan/rehabilitasi/rekonstruksi balai RT/RW; gardu ronda / pos kamling; penanganan sampah (gerobak sampah, tempat penampungan sampah lingkungan, saluran air limbah, pemasangan gorong-gorong, SPAH, pembuatan lubang resapan biopori, komposter, sarana prasarana umum lain (kecuali tempat ibadah); dan sarana prasarana pendidikan anak usia dini (kecuali gedung). Sedangkan kegiatan non fisik meliputi kegiatan yang dapat memberikan dampak langsung kepada : peningkatan keterampilan (seperti pengolahan sampah organik dan non organik), pengembangan teknologi informasi masyarakat; peningkatan usaha mandiri secara kelompok maupun perorangan; serta peningkatan kemampuan lembaga masyarakat di bidang ekonomi, sosial, dan budaya.(ism)



abi is agusbudi | Tanya Komputer