Detail Berita
WARGA BRONTOKUSUMAN KINI MEMILIKI BALAI RW
08-06-2009

Grubyug-rembug, guyub-rukun, saiyeg saeka kapti menjadi landasan kebersamaan warga RW 23 Perum Green House Kelurahan Brontokusuman. Semangat itu diwujudkan dengan telah dibangunnya Balai RW warga setempat. Balai RW yang diberi nama “Griya Warga 23” diresmikan oleh Wawali Haryadi Suyuti belum lama ini (28/03) ditandai pemotongan tumpeng oleh Ibu Anna Haryadi yang diserahkan kepada perwakilan warga. Tampak hadir seluruh warga RW 23, Lurah dan Muspika setempat. 
Menurut ketua panitia pembangunan Haryadi Herwoto, bangunan Griya Warga 23 menempati area seluas 126 m2 menghabiskan dana sekitar 198 juta rupiah. Sumber pembiayaan terdiri dana stimulan rehabilitasi dan rekonstruksi dari pemkot sebesar 112,8 juta rupiah, dana blockgrant 2008 sebesar 4,5 juta rupiah dan sisanya swadaya masyarakat. Balai RW didesain menjadi 3 bagian yaitu ruang tertutup seluas 3 x 6 m2 difungsikan sebagai kantor RT dan RW, ruang setengah terbuka seluas 12 x 6 m2 akan difungsikan sebagai tempat pertemuan warga, kemudian ruang terbuka seluas 6 x 6 m2 akan digunakan kegiatan Posyandu, PAUD dan Lansia. 
Sementara itu Wawali Haryadi Suyuti merasa bangga atas hasil karya nyata yang dilakukan dari, oleh dan untuk warga RW 23 ini. Tidak hanya bangunannya yang membanggakan, tapi dibalik itu ada semangat luar biasa yang ditunjukkan warga. “Saya disini melihat kerukunan, kebersamaan dan kekompakan warga. Juga prestasi yang selalu diukir baik tingkat kota maupun propinsi dalam kompetisi antar wilayah. Saya berharap RW 23 Brontokusuman senantiasa berbenah. Dari sebuah gedung ini nantinya akan muncul kreasi-kreasi warga untuk hasil yang lebih baik lagi”, tuturnya. Lebih dari itu, menurut Pak Haryadi, satu hal yang patut dibanggakan adalah partisipasi warga dalam hal membangun wilayahnya. “Partisipasi masyarakat mempunyai nilai yang besar sekali bagi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam melakukan pembangunan di segala bidang,” tandasnya.(ism)

abi is agusbudi | Tanya Komputer