Detail Berita
ANTISIPASI TANAH AMBLES, LAKUKAN PELATIHAN BIOPORI
08-06-2009

Penurunan permukaan tanah menjadi ancaman serius bagi daerah perkotaan. Keadaan ini dapat terjadi karena minimnya daerah resapan, juga penyedotan air tanah yang berlebihan sehingga memunculkan rongga dalam tanah yang membuat permukaan tanah ambles. Mengantisipasi hal itu, warga kelurahan Keparakan melakukan upaya dini pencegahan dengan memasang lubang biopori. Pada tahap awal, belum lama ini (06/03) warga mengadakan pelatihan teknis pembuatan lubang biopori diikuti pengurus RT/RW, PKK dan Karang Taruna bertempat di kantor Kelurahan Keparakan. 
Sekretaris RW 01, Sigit Istiyarto mengatakan, “pelatihan pembuatan biopori ini diharapkan nantinya bisa terjadi gethok tular sehingga semua warga dapat membuat sendiri.” Sigit mengaku mendapatkan ketrampilan pembuatan biopori dari mengikuti pelatihan yang diadakan Badan Lingkungan Hidup Propinsi DIY. 
Lebih jauh dikatakan, beberapa waktu lalu Keparakan pernah menjadi juara dalam lomba PHBS tingkat Propinsi DIY. Hadiah yang diterima berupa alat biopori, tempat sampah dan tempat cuci tangan untuk dibagikan kepada warga. Dan nantinya alat-alat ini untuk kelengkapan di Posyandu dan PAUD. Selain itu alat biopori ini juga akan dipasang menyebar seluruh RW. 
Sementara itu Lurah Keparakan, Rajwan Taufik mengatakan, kegiatan ini merupakan program Kelurahan Keparakan dalam rangka mendukung Yogyakarta Sehat 2010. Upaya yang dilakukan bersama warga adalah pembiasaan pola hidup bersih dan sehat sejak usia dini. “Harapan saya ketiga jenis hadiah tersebut akan dimanfaatkan untuk pembelajaran sejak dini penanaman pola hidup bersih dan sehat serta pembelajaran untuk lebih mencintai lingkungan,” paparnya.(ism)

abi is agusbudi | Tanya Komputer