Detail Berita
SD - SMP NEGERI BEBAS BIAYA OPERASIONAL
26-05-2009

Mulai Januari 2009 ini Pemerintah Kota Yogyakarta akan membebaskan biaya operasional sekolah untuk siswa SD-SMP negeri. Pembebasan biaya ini dikecualikan bagi rintisan sekolah bertaraf internasional maupun sekolah bertaraf internasional. Sedang untuk siswa SMA/SMK juga berlaku jaminan pendidikan bagi penduduk miskin, disamping membebaskan biaya juga ada bantuan pakaian seragam. Mereka digratiskan biaya registrasi dan heregistrasi, secara nasional kebijakan ini tidak diatur. Demikian disampaikan Walikota Yogyakarta Herry Zudianto di Balaikota beberapa waktu lalu.
 
Dijelaskan, untuk membebaskan biaya operasional tersebut dibutuhkan dana sebanyak Rp 35,7 miliar. Dari jumlah tersebut, pemerintah kota telah mengalokasikan Rp 28,7 miliar, sisanya yang Rp 7 miliar akan dikomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi DIY. Adapun dana lainnya sekitar Rp 17,3 miliar berasal dari pusat.
 
Siswa SD yang akan mendapat pembebasan biaya sejumlah 26.747 anak dan siswa SMP sejumlah 11.728 anak. Sejauh ini, biaya pendidikan bagi seorang siswa di Kota Yogyakarta rata-rata mencapai Rp 650.000 untuk siswa SD per tahun, dan Rp 1,2 juta untuk siswa SMP.
 
Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan. "Terkait kebijakan pemerintah yang ingin membebaskan biaya operasional sekolah maka kami siapkan semuanya secara serius. Anggaran sudah siap. Selain itu, keberadaan PP 48 ini tidak menghapus program jaminan pendidikan daerah bagi anak-anak yang kurang mampu yang telah ada sebelumnya," tambah Walikota.
 
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Syamsuri mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dari Departemen Pendidikan. Namun demikian telah dilakukan pemberitahuan ke SD dan SMP negeri di Kota Yogyakarta  yang melarang pemungutan biaya dari siswa hingga juklak dan juknisnya jadi.
Untuk sekolah swasta memang biaya operasional cukup tinggi sehingga masih diperkenankan untuk menarik biaya dari siswa. Tetapi bagi siswa yang tidak mampu harus dibebaskan dari biaya tersebut. Ditambahkan oleh Syamsuri, sesuai surat edaran dari Mendiknas pada tahun anggaran 2009 ini Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dinaikkan rata-rata sebesar 50% dari tahun anggaran 2008. Siswa SD yang sebelumnya menerima Rp 254.000 per tahun naik menjadi Rp 400.000 per tahun. Sedangkan siswa SMP yang sebelumnya menerima Rp 354.000 per tahun naik menjadi Rp 575.000 per tahun.(ism)

abi is agusbudi | Tanya Komputer