Detail Berita
GKR HEMAS KUNJUNGI PENGRAJIN BATIK DAN TENUN
26-05-2009

Ketua Dekranas DIY GKR Hemas mengunjungi pengrajin usaha kecil menengah terutama usaha batik dan kerajinan tenun di Kota Yogyakarta belum lama ini (21/01). Dalam kunjungannya ke usaha batik lukis milik Anto Suparyanto di Pemukti UH 7/618 Giwangan, dan usaha kerajinan tenun sutera milik Endro Kuswarjo di Tamansiswa, GKR Hemas didampingi dari Asosiasi Pengrajin DIY dan Iwapi, disambut oleh Ibu Anna Haryadi beserta pengurus Dekranas Kota Yogyakarta dan para pengrajin Kota Yogyakarta.

GKR Hemas mengatakan, “Yogyakarta tidak memiliki sumber daya alam, maka sumber daya manusia harus digali dengan maksimal. Produk kerajinan  asli Jogja seperti kerajinan batik merupakan potensi luar biasa yang dapat dikembangkan. Dekranas akan selalu berusaha mengangkat para pengrajin melalui pembinaan dan pemasaran.”

Diungkapkan Ibu Anna Haryadi, Wakil Ketua Dekranas Kota Yogyakarta, pada tahun 2009 ini Dekranas mempunyai beberapa program unggulan berupa pelatihan produksi, pelatihan display dan pameran-pameran. Selain itu untuk meningkatkan jaringan pemasaran Dekranas Kota Yogyakarta juga akan memiliki gedung UKM yang nantinya akan dikelola bersama instansi terkait. Di gedung ini akan dibuka klinik bisnis untuk bisa lebih intensif melakukan pendampingan pada pengrajin/pelaku UKM dalam mengembangkan pemasaran.

Dijelaskan, saat ini pelaku UKM di kota menghadapi permasalahan seperti persaingan harga yang ketat, apalagi dengan membanjirnya produk import. Hasil produksi para pengrajin yang bernilai seni tinggi dan unik juga masih kurang dihargai. Dari sisi manajemen para pelaku UKM dan pengrajin masih banyak yang belum melakukannya secara sistematis. “Berbagai permasalahan ini akan segera dicarikan solusinya” ujarnya.(ism)

abi is agusbudi | Tanya Komputer