Detail Berita
TPA BERINGHARJO GENAP 15 TAHUN
26-05-2009

    Puluhan anak usia dini larut dalam kegembiraan. Mereka merayakan Hari Ulang Tahun ke-15 TPA (Tempat Penitipan Anak) Beringharjo Yogyakarta, Sabtu (24/01), tempat dimana mereka setiap hari menghabiskan waktu, bermain sambil belajar. Acara dimeriahkan unjuk kebolehan menyanyi dan menari anak-anak TPA. Dengan penampilan khas bocah yang lucu dan lugu mereka mengekspresikan keceriaannya. Ketua TP PKK Kota Yogyakarta, Hj. Dyah Suminar Zudianto pada kesempatan itu melakukan pemotongan tumpeng yang kemudian diserahkan kepada sesepuh pendiri TPA Beringharjo, Ibu Aty Widagdo.
    Diibaratkan sebagai anak remaja, menurut Ibu Dyah, TPA Beringharjo saat ini menghadapi berbagai tantangan untuk bisa lebih maju lagi. “Kami beserta segenap pengurus mempunyai tanggungjawab untuk melakukan yang terbaik bagi perkembangan TPA ini,” tuturnya. Ibu Dyah juga berpesan kepada para orang tua bahwa pendidikan anak usia dini ini tidak cukup hanya diberikan di TPA saja, tetapi di rumah orang tua juga diharapkan untuk memberikan pembelajaran dan pendampingan secara langsung dengan menanamkan perilaku yang baik serta mengajari sikap saling menghargai.
    “Potensi anak sejak dini dapat dirangsang melalui hal-hal yang baik salah satunya pemahaman melalui  kebersamaan. Kebersamaan menjadi sesuatu yang sangat penting, karena tidak ada sesuatu yang dapat dilakukan sendiri. Dengan kebersamaan akan diperoleh kualitas hasil yang lebih baik, semoga 20 tahun mendatang kita akan panen generasi yang lebih baik,” harap Ibu Dyah.
    Dikisahkan oleh Ibu Anna Haryadi, Ketua TPA Beringharjo, TPA Beringharjo genap berusia 15 tahun pada 17 Januari 2009, berangkat dari keprihatinan belum adanya tempat yang layak bagi anak-anak pedagang Pasar Beringharjo, 15 tahun lalu Ibu Aty Widagdo (mantan Ketua TP PKK periode 1992 - 2001) mendirikan tempat penitipan anak ini. Sebelumnya anak-anak pedagang pasar, buruh gendong dan pengunjung pasar terpaksa mengikuti ibunya di lingkungan pasar yang sangat tidak kondusif bagi perkembangan mereka.
    Seiring waktu dan perkembangan mulai tahun 2001 TPA ini terbuka untuk semua anak di Kota Yogyakarta. Setidaknya setiap hari ada 50 anak yang dititipkan oleh orang tuanya. Sistem pembelajaran yang digunakan pun mengikuti sistem terbaru yang dianjurkan pemerintah. Metode BCCT (Beyond Centers and Circle Time), metode ini ditujukan untuk merangsang seluruh aspek kecerdasan anak dengan 4 sentra yaitu Sentra Alam, Sentra Persiapan Keaksaraan, Sentra Bermain Peran (Makro / Mikro), dan Sentra Rancang Bangun / Balok. “Kami sudah menggunakan sistem ini sejak beberapa bulan lalu, anak-anak yang dititipkan disini setiap hari mengikuti pembelajaran, pengayaan, pemberian menu gizi yang sehat dan pendampingan psikologi,” terang Ibu Anna.(ism)

abi is agusbudi | Tanya Komputer