Detail Berita
PEMKOT SUBSIDI BIAYA PENGOLAHAN DARAH
26-05-2009

Mengingat pengolahan darah merupakan komponen yang sangat penting dalam transfusi darah, maka Pemkot Yogyakarta memberikan subsidi biaya pengolahan darah. Subsidi diberikan melalui Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang bersumber dari APBD. Kepala UPT Pelayanan Jaminan Kesehatan Daerah (PJKD) Kusminatun  mengatakan, pemkot akan menanggung biaya pengolahan darah bagi warga kota Yogyakarta yang memiliki Jamkesmas, Jamkesda dan KMS. “Jamkesmas sudah menanggung sebesar 120 ribu, kekurangannya bisa diklaim ke Jamkesda,” tuturnya.
Sedangkan warga masyarakat yang tidak memiliki identitas tersebut, menurut Kusminatun, diberlakukan sesuai tarif di PMI atau dapat menggunakan kartu asuransi kesehatan lainnya yang sesuai.
Ketua PMI Kota Yogyakarta, Prof.DR.dr. Adi Heru Husodo menyambut baik adanya subsidi dari Pemkot Yogyakarta. Pihaknya berharap kebijakan ini semakin meringankan warga masyarakat yang membutuhkan darah di PMI.
Dijelaskan, darah yang akan ditransfusikan memerlukan pengolahan lebih dahulu sehingga tidak membahayakan bagi penerima. Biaya pengolahan (service cost) diperuntukan pembelian kantong darah, pembelian reagen untuk pemeriksaan golongan darah dan uji cocok serasi, juga pembelian reagen untuk uji saring seperti HBsAG (hepatitis B), anti HCV (hepatitis C) anti HIV (aids), RPR (sifilis). Serta pembelian dan pemeliharaan peralatan untuk pengolahan darah dan penyimpanan darah. Sehingga tidak benar kalau dikatakan PMI melakukan jual beli darah.
Sejak Agustus 2008 subsidi biaya pengolahan pemakaian darah dari Departemen Kesehatan RI sudah tidak ada. Sehingga menjadi beban berat bagi PMI Kota Yogyakarta. Saat ini biaya pengolahan darah mencapai Rp. 180 ribu per kantong. Biaya itu juga dinilai cukup berat bagi warga miskin Kota Yogyakarta.
Masih menurut Heru, PMI mempunyai kewajiban menggalang donor dan mengolah darah kemudian menyampaikan ke Rumah Sakit atau pasien yang membutuhkan. Namun angka kebutuhan darah saat ini diatas kemampuan PMI untuk memenuhinya. Setidaknya setiap bulan dibutuhkan darah sebanyak 4500 kantong, sedangkan PMI baru mampu mencukupi sebanyak 2000 kantong. “Kami masih kekurangan 2500 kantong perbulan,” jelas Heru.
PMI Cabang Kota Yogyakarta, Jl Tegalgendu no.25 Kotagede, telp. (0274) 372176, fax (0274) 379212, Donor Care Service : SMS (0274) 7415141
Informasi dan pengaduan : UPT PJKD Jl Kenari 56 Komplek Balaikota Yogyakarta Telp (0274) 515865 – 515866  psw  251 / 199.(ism)

abi is agusbudi | Tanya Komputer