Detail Berita
AKHIR 2009 SUNGAI CODE TERPASANG SARINGAN SAMPAH
26-05-2009

Terobosan baru dalam penataan sungai Code agar bebas sampah, Pemkot Yogyakarta membangun infrastruktur berupa Saringan Sungai Code. Pembangunan infrastruktur ini sebagai upaya mewujudkan Jogjaku bersih dan pengurangan sampah sungai. Selain itu mengajak warga kota, khususnya warga bantaran sungai membudayakan pola hidup bersih dan sehat sehingga Code bisa digunakan sebagai wisata sungai.
Menurut Kabid Pengairan dan Drainase, Dinas Kimpraswil, Ir. Aries Prastiani, ditargetkan akhir 2009 penyaring sungai dapat beroperasi. Pelaksanaannya dibagi dalam 3 tahap. Tahap pertama adalah pengadaan alat penyaring yang telah tersedia sejak tahun 2007. Tahap kedua tahun 2008 pembangunan konstruksi pondasi untuk alat hidrolik. Dan tahap ketiga tahun 2009 pembangunan konstruksi akhir penangkap sampah dan persiapan pengelolaan.
Lebih jauh dijelaskan, masyarakat pinggiran sungai code akan dilibatkan untuk penanganan sampah yang terjaring. Selain itu karena menggunakan alat hidrolik, juga akan menunjuk perwakilan dari penduduk setempat untuk membantu kontrol bendungan.  “Alat ini didesain agar tidak mengganggu arus sungai karena resikonya air bisa meluap atau banjir. Jika arus debit air besar otomatis alat ini terbuka sehingga arus tetap akan lancar”, kata Iyes sapaan akrabnya. Perkiraan biaya pembuatan infrastruktur saringan, mobil pengangkut sampah dan sosialisasi sebesar 400 juta berasal dari APBD Kota Yogyakarta. Saringan sungai ini letaknya di sebelah selatan jembatan Kewek yang berada di wilayah antara kelurahan Suryatmajan dan Tegalpanggung. (byu)

abi is agusbudi | Tanya Komputer