Detail Berita
WARGA PATEHAN LAKUKAN PELATIHAN SAMPAH DAN BIOPORI : PEMKOT TARGETKAN 1 JUTA LUBANG RESAPAN BIOPORI
26-05-2009

“Barang yang tidak digunakan seperti kertas, kaca, plastik dan sisa makanan kalau dimanfaatkan akan berguna bagi orang lain dan bisa menghasilkan. Oleh karena itu kita jangan membuang sesuatu yang tidak bermanfaat dari rumah. Mari kita mengolah sampah dan membuat lubang biopori secara mandiri”. Demikian dikatakan Ketua TP PKK Kota Yogyakarta Hj. Dyah Suminar ketika membuka pelatihan penanganan sampah mandiri diikuti 143 peserta anggota PKK Patehan, Kraton belum lama ini (17/02). Pelatihan dimotori oleh TP PKK Kota bekerjasama dengan LSM Lestari dan Badan Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta serta LPMK setempat, bertempat di Joglo Taman Sari.
    Dijelaskan, ketika pemkot tidak lagi memiliki lahan untuk pembuangan sampah, warga sudah siap dan tidak bingung kemana harus membuang sampah tersebut. Karena sampah dari keluarga sudah diolah dengan baik oleh warga  masyarakat,” ujar Ibu Dyah. Begitu pula ketika musim kemarau datang, tambahnya, kualitas air akan terjaga dengan baik kerena warga masyarakat telah membuat lubang resapan biopori.
Kepada peserta pelatihan yang sebagian besar kader PKK,  Ibu Dyah berpesan agar bisa menularkan ilmu yang didapat dari pelatihan ini kepada warga masyarakat lain disekitarnya, sehingga permasalahan persampahan dan kebanjiran yang dihadapi bisa teratasi di masa yang akan datang.
    Sementara itu Ir. Sutaryoko Ketua LPMK setempat mengatakan, LPMK, Kelurahan, PKK dan warga masyarakat kelurahan Patehan telah memiliki komitmen kuat untuk mendukung upaya-upaya pelestarian lingkungan khususnya penangan masalah sampah dan air bersih melalui pengolahan sampah mandiri dan pembuatan lubang resapan biopori. “Kami melakukan studi banding ke tempat-tempat pengolahan sampah, sosialisasi kepada warga, sampai pengalokasian dana sejak tahun 2007”, katanya.
Dengan adanya pelatihan ini, masyarakat Patehan dapat menyelesaikan permasalahan sampah mulai dari rumahnya sendiri,” harap Sutaryoko.
    Kepala Badan Lingkungan Hidup, Ir. Hadi Prabowo mengatakan, sekarang ini pemkot melalui Badan Lingkungan Hidup telah menjadikan program pengolahan sampah mandiri dan biopori sebagai program unggulan. “Tahun 2009 pemkot menargetkan pembuatan 1 juta lubang resapan biopori tersebar di seluruh wilayah kota”, tegasnya.  
    Ketua TP PKK Kelurahan Patehan, Rahayu Yuniar Purwantoro melaporkan peserta pelatihan berjumlah 143 orang,  terdiri dari  TP PKK Kelurahan 11 orang, ketua kelompok  PKK RW (10), PKK RT (86) dan kelompok PKK RT 36. Pelaksanaan pelatihan menggunakan dana stimulan pemberdayaan masyarakat kelurahan. Hadir pada acara pembukaan itu, Camat Kraton, Andi Sasongko, Muspika, tamu undangan.(@mix)

abi is agusbudi | Tanya Komputer