Detail Berita
TEGAL PANGGUNG DAN PATANGPULUHAN MENJADI DESA BINAAN KELUARGA SAKINAH
26-05-2009

Keluarga ideal adalah keluarga yang dibangun atas pondasi aturan-aturan logis dan sah. Interaksi dalam keluarga juga didasari pada cinta dan kasih sayang. Dalam keluarga ideal terdapat hubungan yang bertujuan, metode manajemen keluarga yang rasional dan manusiawi. Terdapat idealisme sebagai modal membentuk ketahanan menghadapi berbagai kesulitan. Dalam keluarga ideal akan terlihat kepuasan, kenyamanan, ketentraman yang menjadi landasan bagi perkembangan potensi seluruh anggota keluarga.
Pemerintah Kota Yogyakarta konsen terhadap pembetukan keluarga yang berkualitas, yaitu dengan pembentukan Desa/Kelurahan Binaan Keluarga Sakinah. Tujuannya untuk meningkatkan kegiatan pengamalan yang meliputi lima aspek keluarga sakinah, yaitu : pengamalan agama, pendidikan yang maju, kesehatan yang terjamin, ekonomi yang mapan serta hubungan antar dan intern keluarga yang harmonis.
Kelurahan Tegalpanggung dan Patangpuluhan dicanangkan menjadi Desa Binaan Keluarga Sakinah (DBKS). Sosialisasi dan perencanaan masuknya kelurahan Tegalpanggung dan Patangpuluhan menjadi dua dari 34 Desa Binaan Keluarga Sakinah dilakukan di Kantor Kelurahan Tegalpanggung belum lama ini (17/2). Tampak hadir Ketua PKK Kota Yogyakarta Hj. Dyah Suminar, Kakandepag Kota Yogyakarta H Nuruddin, Camat Wirobrajan Mardjuki dan Camat Danurejan  Wirawan Hario Yudo serta warga setempat.
Walikota Yogyakarta dalam sambutan yang disampaikan Asisten Pemerintahan Drs Hardono mengatakan, pencanangan DBKS merupakan salah satu upaya strategis dalam memotivasi seluruh warga masyarakat khususnya warga kelurahan Tegalpanggung dan Patangpuluhan untuk lebih aktif dan mandiri dalam melaksanakan program DBKS di wilayahnya. Hendaknya pencanangan DBKS ini jangan hanya berhenti sebagai acara seremonial semata, tetapi harus mampu mendobrak moral warga. Untuk itu pemkot berharap program DBKS perlu segera diikuti tindakan-tindakan nyata. Jangan sampai menjadi kegiatan rutin tanpa orientasi pada peningkatan kualitas.
Sementara itu Ibu Hj. Dyah Suminar mengatakan keluarga yang sakinah tidak hanya dinilai dari ketaatan beribadah, tetapi juga kualitas dari seluruh aspek nilai-nilai kehidupan sebagai implementasi dari pengamalan beragama. “Peran lembaga sosial seperti PAUD, Posyandu dan mitra keluarga perlu lebih ditingkatkan. Karena lembaga-lembaga tersebut mampu mendorong pembentukan keluarga sakinah”, tegasnya.(ism)

abi is agusbudi | Tanya Komputer