Detail Berita
BANTARAN SUNGAI JADI AREA BERMAIN
14-04-2009

Perkembangan kota yang begitu pesat boleh dibilang berdampak pada berkurangnya ruang publik sebagai ruang bermain bagi anak-anak. Hal ini yang melandasi Agus Susanto warga Gambiran Umbulharjo menjadikan wilayah bantaran sungai Gajah Wong sebagai ruang hijau yang asri untuk arena bermain masyarakat sekitar. Arena bermain tersebut teletak di atas ipal komunal Gambiran Baru Rt 45 Rw 08 UH 5/7 dan beroperasi sejak November tahun lalu. Menempati area seluas  3 x 12 m, dilengkapi dengan ayunan, jungkat-jungkit, balai bengong dan rumah panggung serta untuk kegiatan PAUD yang dilengkapi perpustakaan. Setiap harinya selalu dikunjungi warga sekitar.            Menurut Agus Susanto Wakil Koordinator Kampung Hijau yang juga Sekretaris RW 08 menuturkan, konsep awal arena bermain ini hanya untuk warga sekitar, bahkan pembuatan tamannya memanfaatkan bambu yang ramah lingkungan. “Kami sedianya akan gunakan bambu, namun ada respon dari Dinas Lingkungan Hidup waktu itu, akhirnya kita buat seperti sekarang ini. Agar tampak hijau kami tanami dengan tamanisasi secara swadaya, dan stimulan dari pemkot Yogyakarta,” katanya.

            Ditambahkan, selain mengelola taman bermain, kami juga mengelola lahan tidur dengan menanami tanaman keras. ”Sekitar wilayah ini masih ada lahan yang tidak berfungsi, terutama disekitar arena bermain anak, sehingga kami jadikan kawasan RTH (Ruang Terbuka Hijau), agar kedepan lebih bermanfaat. Untuk menjaga eksistensi taman ini kami membagi beberapa tugas kelompok, diantaranya, kelompok pengelola sungai, kelompok pengelola taman, dan kelompok sanitasi,” tandasnya.

             Agus berharap, kampanye penyadaran terhadap lingkungan tidak hanya ditujukan kepada masyarakat saja, akan tetapi pemerintah harus memfasilitasi, terutama kebijakan-kebijakan yang ada di Kota Yogyakarta, dapat diakses ketataran masyarakat kampung. “Apabila sasaran penghijauan sampai dikampung-kampung saya kira luar biasa, warga menyiapkan lahannya, pemerintah memfasilitasi tanaman dan fasilitas taman, warga merawat dan menjaga, niscaya 10 tahun kedepan bisa ijo royo-royo Kota Yogyakarta ini,” papar agus penuh semangat.(and)

abi is agusbudi | Tanya Komputer