Detail Berita
ALAT PENGHAMBAT BAU HASIL KARYA SISWA SMAN I TELADAN
03-03-2009

Nurvita Monarizqa siswa kelas XI SMA Negeri I  Teladan Yogyakarta menemukan sebuah alat penghambat bau. Oleh Norvita alat tersebut dinamakan “alhab”. “ALHAB” hasil temuan Norvita ini juga keluar sebagai Juara I Nasional kategori Young Inovator Award pada Lomba Karya Ilmiah Remaja (KIR) yang diadakan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) baru-baru ini. Dengan mengusung karyanya Norvita akan tampil di  International Exibition for Young Inventor di Taiwan. Sebuah ajang pameran dan lomba tingkat internasional tentang penemuan remaja, yang diselenggarakan pada September 2008. Nurvita berangkat bersama ke-5 rekannya dari Indonesia dengan bidang lomba yang berbeda.
Ditemui sesaat sebelum berpamitan dengan Walikota Yogyakarta, Nurvita Monarizqa mengatakan keberangkatannya ke Taiwan untuk mengikuti lomba dan pameran karena dirinya meraih juara I Nasional untuk Young Inovator Award. Dijelaskan alat hambat bau temuannya dipasang pada saluran pembuangan air yang berada di kamar mandi. Alat ini berfungsi menghambat bau yang tak sedap akibat pembuangan urine dan lainnya.
 “Ide awal pembuatan ALHAB ini, berangkat dari  terciumnya bau yang tidak sedap kamar mandi dan WC sekolahku dulu. Dari situlah muncul gagasan menciptakan alat penghambat bau. Ide dasar pembuatan Alhab ini diambil dari salah bagian WC yang disebut leher angsa. Dan bagian leher angsa ini saya terapkan untuk alat ini, kemudian saya terapkan untuk saluran pembuangan,” terang Norvita. Dijelaskan alat ini telah diujicobakan sekitar setahun dirumahnya. “Hasilnya sangat memuaskan. Tidak ada bau yang dirasakan,” tambah putri pertama pasangan Darmoyo Dewajati dan Chunaseah.
Untuk menciptakan alat penghambat bau Norvita tidak membuat sendiri. Ini disebabkan dirinya tidak terlalu ahli dalam memproduksinya. Namun konsep pembuatan dari bentuk dan pemilihan bahan semuanya adalah ide Norvita. Diungkapkan karyanya ini telah dalam proses dipatenkan. “Kami berharap karya ini dipatenkan untuk menjaga hak cipta kami,” ujar Norvita di depan Walikota, Kepala Dinas Pendidikan Kota dan Kepala Sekolah serta guru pendampingnya. Dalam membuat ALHAB, siswi kelahiran Brebes 18 Maret 1993 bercita-cita menjadi arsitek ini dibantu kedua rekannya yakni Wulan Nur Jatmika dan Mirzania Mahya Fathia.(@mix)

abi is agusbudi | Tanya Komputer