Detail Berita
BUDI DAYA PISANG RAJA DI LAHAN SEMPIT
07-01-2009

BUDI DAYA PISANG RAJA DI LAHAN SEMPIT

 

            Lahan kosong di Kota Yogyakarta terasa sangat terbatas, bila ada sangat sayang  dibiarkan tidur, agar produktif penanaman pisang raja adalah salah satu solusinya.           Penanaman pisang raja sangat bermanfaat, mulai dari bonggolnya berguna dijadikan kripik bonggol pisang, batangnya di potong ukuran 2 meteran setelah dijemur untuk bungkus tembakau, daunnya dijual untuk bungkus makanan, jantung pisangnya untuk abon. Secara keseluruhan pisang raja bermanfaat bagi kita bila mau dibudidayakan. Demikian Ibu Indarwati warga RT 50 RW 10 Kelurahan Wirobrajan.

            Menurutnya, menanam pisang raja di pekarangan rumah yang sempit/terbatas dapat dilakukan dengan mudah, murah dan sederhana, namum bermanfaat besar. Bila ada lahan yang cukup luas maka budidaya pisang raja mempunyai prospek yang cerah, karena kebutuhan pisang baik untuk konsumsi maupun kebutuhan sosial / hajatan sangat dirindukan masyarakat.

            Penanaman pisang raja di  RT 50 RW 10 Wirobrajan didasari adanya pengalaman merebaknya Demam Berdarah mewabah di wilayah itu, yang salah satu penyebabnya adanya sarang nyamuk di lahan kosong. Selain itu adanya gerakan penanaman sejuta pohon yang dicanangkan pemerintah, sehingga memberi inspirasi dan inisiatif untuk mengisi lahan kosong dengan tanaman pisang. Saat ini telah tertanam 100 batang pisang raja yang sudah mulai berbuah.

            Untuk halaman seluas 2 x 3 meter dapat ditanami satu batang pisang raja  yang di tanam pada awal musim hujan. Hal ini dilakukan agar tidak repot untuk menyiramnya, namun bila ditanam pada  musim kemarau harus diadakan penyiraman secukupnya dan di pupuk urea sebanyak satu sendok makan sebagai starter pertumbuhan. Apabila sudah bertunas dan tambah daun, setiap bulan dapat di beri pupuk NPK 2 ons per batang. Daun yang kuning dipotong serta anakannya dimatikan agar batang induk tumbuh subur dan kuat sehingga buahnya nanti banyak dan besar. Setelah batang induk berbunga anakan dibiarkan tumbuh satu atau dua saja untuk kelangsungan pananaman.

            Kenali penyakit dengan memperhatikan daun yang mulai menguning pada daun termuda/pupus-nya. Bila pupus menguning ujungnya segera potong daun tersebut. Perhatikan batang/debog nya jika ada tanda hitam maka pohon terserang penyakit, tebang batangnya. Bila tengah debognya hitam maka segera bongkar dan ganti dengan bibit baru. Sebelum tanam, bekas lubang taman harus disterilkan dengan cara di buang sisa tanaman lama dan beri obat anti jamur/penyakit yang dapat dibeli di toko pertanian biarkan beberapa hari baru ditanami kembali.

            Bunga pisang harus di bungkus/dibrongsong dengan karung plastik bekas, sebaiknya yang berwarna biru untuk menghidari lalat buah bertelur dan meninggalkan warna coklat/burik pada pisang sehingga tidak mulus. Bunga yang sudah habis pisangnya segera dipotong dan ujung tandan ditutup urea yang dibungkus plastik agar buahnya besar, tunggu beberapa bulan hingga ada pisangnya yang menguning maka pisang raja siap dipanen.(nrp)

abi is agusbudi | Tanya Komputer