Detail Berita
WALIKOTA TERIMA PENGHARGAAN NASIONAL “MITRA PAUD”
06-11-2008

WALIKOTA TERIMA PENGHARGAAN NASIONAL “MITRA PAUD”

Kota Yogyakarta melalui Walikotanya lagi-lagi mendapatkan penghargaan nasional atas prestasi yang diraihnya. Kali ini Walikota Herry Zudianto dinobatkan sebagai Walikota Berprestasi Mitra PAUD Tingkat Nasional Tahun 2008, karena kepedulian dan perhatiannya terhadap pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Yogyakarta.

Penyerahan Trophy dan Piagam Penghargaan disampaikan langsung oleh Menteri Pendidikan Nasional RI Bambang Soedibyo dan diterima oleh Wakil Walikota Yogyakarta H. Haryadi Suyuti mewakili Walikota pada acara Peringatan Hari Aksara Internasional ke-43 tahun 2008, Senin (8/9) bertempat di Taman Budaya (Art Centre) Denpasar Bali.

Terpilihnya Walikota Yogyakarta Herry Zudianto setelah diadakan pencermatan, penilaian dan rekomendasi oleh Tim Juri Pemilihan Mitra PAUD Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2008. Penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi dan motivasi kepada lembaga/organisasi Mitra PAUD yang telah berkontribusi dalam upaya perluasan dan pemerataan akses, peningkatan mutu dan pencitraan publik terhadap PAUD.

Menteri Pendidikan Nasional RI Bambang Soedibyo dalam sambutannya mengatakan, seperti tertuang dalam UUD 1945 bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara, bahkan merupakan hak asasi manusia, termasuk mereka yang masih buta aksara. Menurut Bambang justru mereka yang buta aksara itulah yang harus didahulukan untuk mendapat pelayanan pendidikan. “Bisa dibayangkan pada jaman moderen sekarang ini masih ada seseorang yang buta aksara. Betapa tidak berdayanya dan betapa rendahnya status sosial mereka di masyarakat dan betapa tidak percaya dirinya mereka,” ungkap Bambang. Ditambahkan bahwa pendidikan itu untuk meningkatkan harkat manusia, membebaskan mereka dari ketidakberdayaan menuju manusia yang berdaya dan bermartabat. Oleh karenannya, lanjut Bambang, pemerintah senantiasa berupaya untuk memenuhi kewajiban dengan melakukan perbaikan dari waktu ke waktu. Pemerintah setiap tahunnya mengalokasi anggaran pemberantasan buta aksara mendekati satu trilun. Bambang menegaskan makna pemberantasan buta aksara bukan sekedar pembelajaran membaca, melainkan memberikan pintu kepada mereka (para buta aksara) kepada sebuah dunia baru yang penuh dengan pemeberdayaan harkat martabat kemanusiaan. “Memberantas buta aksara merupakan masalah solidaritas sosial yang harus kita dukung bersama. Dalam memberantasnya jangan cuma dikejar soal kuantitas namun kualitas,” harap Bambang.Sementara itu, ditemui setelah menerima penghargaan, Wakil Walikota H. Haryadi Suyuti, mengungkapkan kegembiraanya karena Kota Yogyakarta yang diatasnamakan Walikota Yogyakarta, Bapak H. Herry Zudianto, mendapatkan penghargaan untuk Mitra PAUD Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2008 ini. “Ini merupakan kebanggaan kita bersama sebagai warga kota Yogyakarta. Penghargaan ini bukan saja untuk Pemkot Yogyakarta tetapi juga sebagai penghargaan buat seluruh warga Yogyakarta yang telah berpartisipasi, bahu membahu dan peduli terhadap PAUD. Penghargaan ini untuk warga kota. Mudah-mudahan kedepan partisipasi ini lebih ditingkatkan lagi, demi menyiapkan anak didik yang handal di masa yang akan datang,” ungkap Wakil Walikota. Untuk mendukung pengembangan PAUD, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pendidikan Kota mengalokasikan dana APBD 2008 sebesar Rp. 887.036.000.- Dana tersebut dipergunakan seperti untuk workshop pembuatan alat peraga berbahan alam atau bekas, sosialisasi senam otak, Gebyar PAUD di tingkat Kota dan Kecamatan, bantuan untuk 622 PAUD, rintisan kelompok bermain sebanyak 10 lembaga yang masing-masing akan mendapatkan 12,5 juta dan melakukan subsistem pencatatan Pos PAUD dari tingkat RW, kelurahan, kecamatan dan kota Yogyakarta.(@mix)

abi is agusbudi | Tanya Komputer