Detail Berita
PEMKOT LAKUKAN SAFARI TARAWIH 1429 H, HERRY AJAK RAWAT LINGKUNGAN DAN BERSEPEDA
06-11-2008

PEMKOT LAKUKAN SAFARI TARAWIH 1429 HHERRY AJAK RAWAT LINGKUNGAN DAN BERSEPEDA 

Pada bulan suci ramadhan 1429 H, kembali Pemkot Yogyakarta melaksanakan safari tarawih ke berbagai masjid di kampung-kampung wilayah kota. Safari tarawih dimulai tanggal 4 September 2008 dan dilaksanakan setiap hari Kamis dan Senin selama bulan ramadhan. Tarawih bersama masyarakat tersebut melibatkan 57 pejabat pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta.

Dikatakan Kepala BID Kota Yogyakarta, Drs. Sukirno,MM, dalam pelaksanaan safari tarawih nantinya tidak semua pejabat terfokus dan berada dalam satu masjid, tetapi mereka dibagi menjadi dua kelompok. Sebagian kelompok bersama Bapak Walikota dan sebagian yang lain mengikuti Bapak Wakil Walikota. Safari tarawih berjamaah dilakukan setiap Kamis malam dan Senin malam”.

Belum lama ini (14/9) Walikota beserta rombongan melakukan safari tarawih di Masjid Al-Mujahidin Juminahan Dn II / 1014 Tegalpanggung Yogyakarta. Pada kesempatan itu Herry berharap agar para takmir dan jamaah dapat memberi contoh hidup sehat bagi warga sekitar. Karena islam menganjurkan setiap jamaah selalu menjaga kebersihan dan menjadi berkah bagi alam. Lebih lanjut dikatakan, target pemkot tiga tahun kedepan sejumlah 40% sampah rumah tangga dapat didaur ulang secara mandiri sehingga akan mengurangi volume sampah kota. “Setiap anggota rumah tangga diharapkan dapat memperlakukan sampah sebagaimana mestinya, mana yang harus di daur ulang dan mana yang harus dibuang dan letakan sampah pada tempatnya”, jelasnya.

Herry berharap warga masyarakat kota Jogja agar menjaga lingkungan tetap hijau dan menjaga bumi ini dari kerusakan karena juga merupakan tempat tinggal anak cucu kita. Yang harus ditanamkan ke mereka adalah untuk kembali pada kebiasaan bersepeda, karena bebas polusi dan bermanfaat bagi kesehatan. Pelajar yang naik sepeda adalah pelajar yang tahu menghargai bumi, hemat, penuh perjuangan dalam mencapai tujuan, tidak menimbulkan polusi dan terjangkau.

Pada kesempatan itu juga pemkot memberi bantuan berupa buku keagamaan dan al qur’an, mukena, uang tunai sebesar 3.5 juta rupiah, sedang Bapak Herry Zudianto juga memberi bantuan sendiri berupa uang sebesar 5 juta rupiah. Safari tarawih diakhiri pemutaran film “Global Warming”.(byu)

abi is agusbudi | Tanya Komputer