Detail Berita
Layak Jadi Percontohan Mutu Pendidikan Dan Kesehatan Jogja
19-10-2007

Rombongan DPRD Kota Padang Pariaman melakukan kunjungan kerja ke Pemkot Jogja, melihat lebih dekat manajemen peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan. Kedatangan anggota legislatif ini dilatarbelakangi penilaian pengelolaan pendidikan dan kesehatan di Jogja layak dijadikan percontohan. Rombongan dipimpin Wakil Ketuanya, Drs. Ahyadi diterima Sekda Kota Drs. Rapingun, Kepala Dinas Pendidikan, Drs. Darno, MA beserta jajaran Legislatif Kota Yogyakarta bertempat di Ruang Utama Bawah belum lama ini.

Walikota Yogyakarta dalam sambutan tertulis yang dibacakan Drs.Rapingun mengatakan, Kota Yogyakarta sebagai Kota pendidikan, diwarnai kegiatan pendidikan baik formal maupun non formal. Menyadari pentingnya pendidikan dalam era global yang kian kompetitif , kualitas pendidikan merupakan kebutuhan mutlak. Oleh karena itu upaya peningkatan kualitas pendidikan senantiasa dilakukan melalui berbagai program. Diantaranya wajib belajar 12 tahun plus, beasiswa bagi siswa penduduk kota, dengan harapan tidak ada lagi warga kota yang tidak bisa sekolah sampai SLA.

Lebih lanjut Rapingun mengatakan, beasiswa tersebut diberikan kepada semua siswa warga Kota Yogyakarta, baik yang sekolah di kota maupun di luar kota dalam wilayah Propinsi DIY. Di sisi lain juga dikembangkan sekolah / kelas nasional plus bertaraf internasional dengan bahasa pengantar bahasa Inggris serta melaksanakan akreditasi sekolah. Disamping program tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta melaksanakan program pendidikan berorientasi kebutuhan masyarakat dengan mengembangkan keahlian atau kecakapan yang dinilai oleh masyarakat yaitu community college. "Community College merupakan kerjasama dengan Pemerintah Kota Savanah USA bertujuan menghasilkan tamatan yang mampu menjadi tenaga profesional ataupun wirausaha. Program ini juga dimaksudkan mengurangi jumlah pengangguran yang sejauh ini didominasi oleh lulusan SMA", tutur Rapingun.

Berkait peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, Rapingun menjelaskan bahwa kesehatan merupakan pilar penting dalam pembangunan kualitas sumberdaya manusia, karenanya kebijakan bidang kesehatan di Kota Yogyakarta diarahkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui peningkatan mutu pelayanan kesehatan  serta peningkatan partisipasi masyarakat, individu dan keluarga dalam pembangunan kesehatan.

Hal tersebut dilaksanakan antara lain dengan memasyarakatkan budaya perilaku hidup sehat, survailance, dan monitoring kesehatan khususnya untuk balita, ibu hamil dan lansia. Meningkatkan jaminan pemeliharaan kesehatan melalui pelaksanaan asuransi kesehatan bagi masyarakat miskin dan meningkatkan kualitas pelayanan puskesmas, rumah sakit dan institusi kesehatan yang ditunjukkan dengan meningkatkan indek kepuasan layanan.

abi is agusbudi | Tanya Komputer