Detail Berita
IZIN PENYELENGGARAAN TENAGA KESEHATAN
03-11-2008

IZIN PENYELENGGARAAN TENAGA KESEHATAN

 

 

Pemerintah Kota Yogyakarta telah menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2008 tentang IZIN PENYELENGGARAAN SARANA KESEHATAN DAN IZIN TENAGA KESEHATAN. Untuk edisi kali ini, kami menyampaikan informasi tentang Izin Penyelenggaraan Tenaga Kesehatan dan semoga bermanfaat bagi yang berkepentingan.

 

JENIS TENAGA KESEHATAN TERDIRI DARI :

Tenaga Kesehatan terdiri dari :

a)      Perawat

b)      Perawat Gigi

c)      Bidan

d)      Fisioterapis

e)      Refraksionis Optisien

f)       Radiographer

g)      Apoteker

h)      Asisten Apoteker

i)        Analis Farmasi

j)        Dokter Umum

k)      Dokter Gigi

l)        Dokter Spesialis

m)    Dokter Gigi Spesialis

n)      Akupunkturis

o)      Terapis Wicara dan

p)      Okupasi Terapis.

 

PERIZINAN

 

(1)    Setiap tenaga kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan berdasarkan profesinya, wajib memiliki izin dari Walikota atau pejabat yang ditunjuk.

(2)    Izin berlaku selama 5 (lima) tahun.

(3)   Izin diberikan setelah memenuhi persyaratan yang meliputi syarat administrasi dan syarat teknis.

 

PEMBATASAN IZIN

 

(1)    Dokter dan Dokter Gigi yang menyelenggarakan praktek profesi baik di sarana kesehatan maupun perorangan diberikan izin untuk paling banyak 3 (tiga) tempat praktik.

(2)    Bidan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan diberikan Surat Izin Praktek Bidan (SIPB) paling banyak 1 (satu) tempat praktik.

(3)    Perawat yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan minimal berpendidikan Diploma III Keperawatan dan diberikan Surat Izin Praktik Perawat (SIPP) paling banyak 1(satu) tempat praktik.

(4)    Fisioterapis, Akupunkturis, Okupasi Terapis, Terapis Wicara yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan diberikan Surat Izin Praktik Fisioterapis (SIPF) paling banyak 1(satu) tampat praktik.

abi is agusbudi | Tanya Komputer