Detail Berita
PEMKOT SALURKAN BANTUAN MODAL 750 JUTA
20-09-2008

PEMKOT SALURKAN BANTUAN MODAL 750 JUTA

Pada awal Agustus 2008 Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perindagkop akan menggulirkan dana bantuan modal pinjaman lunak sebesar Rp. 750.000.000. Dana tersebut dihimpun berasal dari pengembalian angsuran pokok bantuan modal pinjaman lunak masing-masing Koperasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam (KSP/USP) dan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang sudah berjalan selama ini. Pengguliran dana tersebut bertujuan untuk pengembangan usaha mikro dan kecil melalui penguatan struktur keuangan dengan cara memberi bantuan modal pinjaman lunak kepada KSP/USP dan LKM yang ada di Kota Yogyakarta. Bantuan modal tersebut digunakan sebagai modal kerja untuk pengembangan usaha produktif, demikian dikatakan Kepala Dinas Perindagkop, Ir. Aman Yuriadijaya belum lama ini.

Dijelaskan, adapun bantuan modal pinjaman lunak kepada Koperasi dan LKM masing-masing maksimal sebesar Rp. 30.000.000,- bagi KSP/USP dan Rp. 25.000.000,- bagi LKM. Selanjutnya oleh KSP/USP Koperasi dan LKM dana bergulir tersebut disalurkan kepada pengusaha mikro dan kecil yang menjadi anggotanya maksimal sebesar Rp.1.500.000,-. Pengembalian bantuan modal pinjaman lunak dengan bunga 10 % per tahun adalah dalam jangka waktu maksimal 24 bulan dengan masa tenggang 2 bulan sejak bantuan modal diterima. Pada bulan ketiga dan seterusnya KSP/USP dan LKM mengangsur pokok pinjaman dan bunga.

Penentuan KSP/USP Koperasi dan LKM calon penerima bantuan akan dilakukan proses seleksi oleh Tim Fasilitasi Pembina Koperasi / LKM Kota Yogyakarta berdasarkan proposal/usulan kegiatan yang diajukan. Disamping itu juga berdasarkan hasil cek lapangan terhadap KSP/USP Koperasi dan LKM calon penerima bantuan. Unsur yang dinilai meliputi unsur kelembagaan, kelengkapan organisasi, keragaman usaha yang telah dilaksanakan, uji kelayakan usaha, sarana yang dimiliki, rencana penggunaan dana dan daftar anggota calon peminjam yang dilampiri dengan identitas diri.

Selanjutnya KSP/USP Koperasi dan LKM terpilih harus menandatangani naskah perjanjian bantuan modal pinjaman lunak dan wajib membuka Rekening Tabungan pada Bank Pelaksana (Bank BPD Cabang Senopati) atas nama Ketua dan Bendahara/Manager bagi KSP/USP Koperasi, Ketua dan Bendahara bagi LKM. Serta membuat Surat Kuasa pencairan dana cadangan likuiditas untuk dialihkan kepada KSP/USP Koperasi dan LKM lainnya.

Bagi KSP/USP Koperasi calon penerima Bantuan Modal Pinjaman Lunak wajib memenuhi syarat sebagai berikut :

  • Merupakan lembaga koperasi primer yang sudah berbadan hukum minimal 2 tahun
  • Telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan untuk Tahun Buku terakhir
  • Khusus untuk USP Koperasi, telah dikelola secara terpisah dari usaha lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku
  • Memiliki anggota yang bergerak diberbagai sektor usaha produktif minimal 20 orang
  • Diprioritaskan kepada KSP/USP Koperasi yang mendapat penilaian kesehatan simpan pinjam dengan predikat sehat atau cukup sehat dan diutamakan yang belum pernah menerima program bantuan dana bergulir
  • Bukan peserta penerima program Dana Bergulir lainnya
  • Tidak dalam masa pemanfaatan pinjaman dana bergulir dari program sejenis yang masih mempunyai kewajiban maksimal 6 (enam) bulan
  • Bersedia mempertanggungjawabkan dan melaporkan dana bergulir yang dimanfaatkan oleh anggotanya kepada Tim Fasilitasi Pembinaan Koperasi / Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Kota Yogyakarta
  • Tidak mempunyai tunggakan kredit program
  • Mengajukan proposal kepada Tim Fasilitasi Pembinaan Koperasi / Lembaga Keuangan Mikro Kota Yogyakarta dengan melampirkan formulir yang telah diisi dan lulus seleksi.

Bagi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) calon penerima Bantuan Modal Pinjaman Lunak wajib memenuhi syarat sebagai berikut :

  • Merupakan LKM yang belum berbadan hukum
  • Jumlah anggota yang aktif dalam kegiatan ekonomis produktif minimal 15 orang
  • Memiliki pengurus yang dipilih dan diangkat oleh anggota
  • Memiliki AD/ART atau minimal aturan tertulis
  • Pernah mendapat pembinaan dari LSM, Departemen/Instansi Pemerintah, Perbankan atau BUMN
  • Mempunyai aktivitas usaha yang aktif dibidang simpan pinjam dan menunjukkan kinerja yang baik minimal 1 (satu) tahun
  • Bersedia mempertanggungjawabkan dan melaporkan penggunaan dana bergulir yang dimanfaatkan oleh anggotanya
  • Mengajukan proposal, lulus seleksi dan diutamakan yang belum pernah menerima program bantuan dana bergulir

abi is agusbudi | Tanya Komputer