Detail Berita
DUKUNG JOGJAKU HIJAU, SMAN 7 YOGYAKARTA LAKUKAN TANAM POHON
29-07-2008

 

DUKUNG JOGJAKU HIJAU

SMAN 7 YOGYAKARTA LAKUKAN TANAM POHON

 

Dalam rangka lustrum  ke – 5, SMA Negeri 7 Yogyakarta mengadakan serangkaian kegiatan diantaranya acara peduli lingkungan. Untuk peduli lingkungan, SMA Negeri 7 menggandeng Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta mengadakan program tanam 1.000 batang pohon  anatara lain pohon Mahoni, Sengon Laut, Manggis, Sawo Kecik, Rambutan dan tanaman buah lainnya.

Kepala Sekolah SMAN 7 Yogyakarta,  Drs. H. Mawardi  mengatakan  kegiatan tanam 1000 pohon di lingkungan sekolah dan lingkungan sekitarnya bertujuan untuk mendukung program Jogjaku Hijau yang dicanangkan Pemerintah Kota Yogyakarta.  Selain itu, didasari oleh keprihatinan akan kerusakan lingkungan yang sudah sedemikian parah. H. Mawardi mengungkapkan SMAN 7  ingin menjadikan lingkungan pendidikan yang hijau dan rindang. Lebih dari itu akan menjadikan SMAN 7 sebagai museum biologi yang dapat digunakan menjadi pusat penelitian biologi oleh siswa pada khususnya dan warga masyarakat sekitar pada umumnya.

Mawardi  menambahkan  pohon-pohon yang dibagikan nantinya akan ditanam disekitar lingkungan sekolah. Untuk pemeliharaannya, Marwadi menjamin akan menjaga dan merawat dengan baik sehingga dalam kurun waktu dua atau lima tahun kedepan bisa dirasakan manfaatnya. Dijelaskan, penanaman pohon ini diharapkan akan bermanfaat bagi siswa terutama untuk kepentingan penelitian di bidang biologi dan bermanfaat bagi warga masyarakat sekitar. Untuk penanaman pohon di wilayah, pihaknya melakukan koordinasi dengan Camat setempat untuk menentukan titik-titik mana yang akan ditanami. Sedangkan penanaman dan perawatannya dilakukan oleh pihak sekolahan bekerjasama dengan warga masyarakat. Marwadi berharap, program penanaman pohon tidak hanya sekedar seremonial, yakni ditanam kemudian ditinggal pergi lalu didiamkan saja. Lebih dari itu diharapkan dalam jangka panjang persoalan polusi udara di Kota Yogyakarta bisa dikurangi sedikit demi sedikit.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Ir. Hadi Prabowo, mengatakan bahwa sekitar sepuluh tahun yang lalu hasil foto udara Kota Yogyakarta, ruang terbuka hijuanya sekitar 26 persen dari luas kota. Jumlah ini mengalami penurunan sehingga menjadi 23 persen. Sedangkan pada lima tahun kedepan, dinasnya ditugaskan untuk mewujudkan ruang terbuka hijau mencapai 30 persen. “Ini artinya sekitar 7 persen ruang terbuka hijau di kota Yogyakarta harus dilakukan gerakan penghijauan”, ungkap Hadi Prabowo yang juga menjabat sebagai Ketua Komite di SMAN 7.

 Berkaitan dengan penghijauan yang dilakukan SMAN 7, Hadi Prabowo mewakili pemkot Yogyakarta mengucapkan terimakasih karena secara tidak langsung mendukung program Dinas Lingkungan Hidup untuk menghijaukan ruang terbuka yang ada di kota Yogyakarta. Ditambahkan Prabowo, tindakan kecil yang dilakukan SMAN 7 dan STTNas dengan menanam pohon secara tidak langsung akan membantu mengurangi dampak pencemaran udara secara global dan lebih khusus diharapkan masyarakat akan memperoleh kembali udara segar serta kualitas kesehatan di masa yang akan datang terus meningkat.

Pada kesempatan itu dilakukan penyerahan secara simbolis pohon dari Ketua STTNas Yogyakarta, Ir. Raden Sukrisno, ST, MT, Phd. kepada Kepala Sekolah SMAN 7 Yogyakarta. Kemudian dilakukan penanaman pohon oleh para siswa di lingkungan sekolahan.(@mix)

 

 

abi is agusbudi | Tanya Komputer