Detail Berita
207 RUMAH DI KEC. GONDOMANAN DAN GEDONGTENGEN DAPAT BANTUAN DINDINGISASI
28-07-2008

207 RUMAH DI KEC. GONDOMANAN DAN GEDONGTENGEN

DAPAT BANTUAN DINDINGISASI

 

Sebanyak 207 rumah keluarga miskin akan mendapatkan bantuan untuk rehabilitasi dinding. Mereka yang akan menerima adalah Kepala Keluarga (KK) pemegang KMS 1 yang terkategorikan sebagai fakir miskin dan rumah yang ditempati saat ini bercirikan dinding dari bamboo / kayu / bahan lain berkualitas rendah / tembok plesteran kualitas rendah. Masing - masing KK tersebut akan menerima dana bantuan sebesar 1 juta rupiah.

Pada tahap awal proses seleksi program dindingisasi akan dilaksanakan pada 2 kecamatan, yakni Gondomanan dan Gedong Tengen. Penerima bantuan untuk Kecamatan Gondomanan tersebar di Kelurahan Prawirodirjan 73 KK dan Kelurahan Ngupasan 8 KK. Sedangkan untuk Kecamatan Gedong Tengen tersebar di Kelurahan Pringgokusuman 76 KK dan Kel Sosromenduran 50 KK.

Menurut Kepala Seksi Pelayanan Sosial, Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinkesos) Kota Yogyakarta, Heri Supriyanto, S.Sos. Saat ini pihaknya, tengah melakukan identifikasi by name, by adress terhadap penerima program  tersebut ke RT/RW di empat kelurahan itu. Identifikasi ini tidak memandang apakah rumah tersebut berada di tanah milik pribadi, tanah wedi kengser atau tanah magersari.  ''Yang jelas rumah itu tak layak huni dan berdinding bambu, kayu atau batu berkualitas  rendah,'' jelasnya.

Bantuan untuk rehabilitasi dinding digulirkan melalui RT/RW setempat sebagai penanggungjawab pelaksana program. Diharapkan RT/RW dapat menggerakkan masyarakat setempat untuk bergotong royong membantu pelaksanaan program dindingisasi.

Bantuan dana ini dalam penggunaannya diharapkan ada pendampingan swadaya baik dari penerima maupun dari masyarakat setempat. Swadaya dapat berwujud barang, uang ataupun tenaga. ''Dengan begitu diharapkan akan muncul kerjabakti bersama untuk pelaksanaan program itu, sehingga dengan dana sebesar itu pembangunan untuk peningkatan kualitas rumah tak layak huni  bisa dilakukan secara gotong royong dan dengan lebih baik,'' kata Heri.

Lebih lanjut dikatakan, rumah tak layak huni di Kota Yogyakarta sebenarnya bukan hanya milik para pemegang KMS tingkat satu. Para pemegang KMS tingkat II dan III juga ada yang  teridentifikasi memiliki rumah tak layak huni. Namun untuk program dindingisasi tahun ini diprioritaskan bagi pemegang KMS tingkat I, karena keterbatasan  anggaran pada APBD tahun 2008. Program dindingisasi ini merupakan kelanjutan program lantainisasi yang telah dilakukan sejak tahun 2004. Selama tiga tahun hingga tahun 2007 lalu, Pemkot telah melakukan lantainisasi sebanyak 1.551 rumah tak layak huni di beberapa wilayah.(isma)

abi is agusbudi | Tanya Komputer