Detail Berita
PDAM TIRTA MARTA RAIH PERPAMSI AWARD 2008
28-07-2008

PDAM TIRTA MARTA RAIH PERPAMSI AWARD 2008
 

PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta raih penghargaan Perpamsi Award 2008 untuk kategori PDAM Sedang (jumlah sambungan rumah/SR : 20.001 – 50.000 ). Penghargaan diberikan oleh Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) atas sumbangsihnya dalam peningkatan pelayanan air minum kepada masyarakat. PDAM Tirtamarta terpilih sebagai penerima Perpamsi Award diantara 300 PDAM seluruh Indonesia. Penghargaan diserahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan diterima langsung oleh Walikota Yogyakarta Herry Zudianto dan Ketua DPRD Kota Yogyakarta Arif Noor Hartanto bertempat di Istana Wakil Presiden Jakarta beberapa waktu lalu (13/6).

Menurut Dachron Saleh, Direktur PDAM Tirtamarta, penilaian Pepamsi Award berdasarkan indikator antara lain tarif full cost recovery, pembayaran hutang lancar, rasio laba dan asset, Zona Air Minum Prima (ZAMP), rasio PMP dan Aset, serta brandmarking dan hal-hal obyektif penting lainnya.

Dijelaskan, tarif full cost recovery artinya secara rata-rata air PDAM Tirtamarta tidak dijual rugi dan bila untung masih terjangkau masyarakat karena diterapkannya subsidi silang. Antara tarif dasar 1500 untuk sosial bisa lebih rendah, pengusaha industri dan lainnya lebih tinggi. Sekaligus tarif berjenjang, yaitu pemakaian perbulan 0 - 15 m3, dengan tarif dasar, setelah 16 – 30 m3 tarif lebih tinggi, dan tertinggi adalah tarif diatas 31 m3 pemakaian 1 bulan untuk 1 pelanggan. Lebih lanjut Dachron juga menghimbau, karena saat ini sulit mencari air baku, masyarakat diharapkan menggunakan air secara bijak, misalnya untuk hal pokok dan penting saja seperti masak mandi bukan untuk siram

tanaman atau cuci mobil.

Indikator lainnya adalah pembayaran hutang lancar. Dijelaskan, seperti diketahui beberapa waktu lalu PDAM punya hutang ADB, namun hutang ini sudah lunas 2 bulan lalu sedangkan pinjaman Swiss sudah dihapuskan 5-6 tahun lalu. Jadi saat ini PDAM Tirtamarta tidak punya hutang jangka panjang berasal dari hutang luar negeri yang diberikan lewat Depkeu. Masih menurut Dachron, penilaian juga dilakukan terhadap pembuatan perencanaan bisnis lima tahunan, pengangkatan direksi melalui fit and proper test mencerminkan keterbukaan sekaligus kemampuan. Kemudian rasio laba dan asset seimbang, bukan asset besar laba tidak ada.

Selanjutnya zona air minum prima, walaupun baru ada di komplek kantor PDAM kami sudah mencoba dan berhasil membuat air siap minum meskipun namanya berbeda-beda. Ada air siap minum, prima, semua siap diminum tanpa dimasak dahulu terjamin aman dan sehat,” ujarnya.(evi)

abi is agusbudi | Tanya Komputer